Bupati Pandeglang segera keluarkan status tanggap darurat gempa

id gempa bumi pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat rakoordinasi antar OPD di Pandeglang, Senin (5/8/2019). (Foto Humas Pemkab Pandeglang)

Pandeglang (ANTARA) - Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan segera mengeluarkan surat keputusan tentang tanggap darurat, pascagempa bumi dengan magnitudo 6,9 pada Jumat malam (2/8) yang pusatnya 147 kilometer barat daya Kecamatan Sumur.

"Saya minta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang Tanggap Darurat untuk mengakomodasi bantuan korban bencana," katanya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi Perangkat Daerah di Pandeglang, Senin.

Menurutnya, bencana bisa terjadi kapan saja termasuk  gempa kemarin yang terjadi akibat adanya pergerakan lempeng Indo-Australia. 

"Shelter tsunami harus diberdayakan, masyarakat saat ini masih belum familiar dengan shelter tsunami. Pasang baliho besar agar masyarakat tau, agar tempat tersebut bisa dijadikan sebagai tempat evakuasi sementara jika terjadi bencana," ujarnya.

Ia mengatakan, "mega trust" bisa saja terjadi jika melihat kejadian saat ini sehingga ia berharap segera dibentuk desa siaga dengan kesekretariatan di tiap kecamatan.

"Kita harus bekerja simultan agar kesiapsiagaan dapat terus ditingkatkan, dan para camat juga harus melakukan sosialisasi mitigasi bencana kepada setiap warganya," tutupnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deni Kurnia mengatakan,saat ini sudah membuat surat pengajuan tanggap darurat kebencanaan. "Suratnya sudah kami buat, tinggal kita serahkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti," katanya.

Terkait dampak gempa, menurut dia, untuk rumah rusak kurang lebih 266 unit, SD 5 unit, rumah ibadah 9 unit, ponpes 1 unit, dan jembatan 3 unit.

"Kita akan segera bentuk tim untuk melakukan verifikasi agar jumlahnya valid," katanya.

Baca juga: BPBD catat 176 bangunan rusak ringan di Banten akibat gempa
Baca juga: 19 rumah di Desa Sinar Jaya Pandeglang rusak pascagempa
Baca juga: Sebanyak 22 rumah di Jabar terdampak gempa Banten

Pewarta : Sambas
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar