Berita politik perhatian kemarin, Kongres PDIP hingga Pasha Ungu

id Berita politik, rekap politik

Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto (kiri), Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (tengah) dan Pengamat politik Burhanudin Muhtadi, menjadi pembicara pada diskusi jelang kongres V PDIP di kantor DPP Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019). Diskusi tersebut membahas persiapan kongres PDIP yang akan dilaksanakan di Bali pada 8 Agustus 2019 dan strategi menghadapi pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/ama)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita politik kemarin (Sabtu, 3/8) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca, mulai dari perkembangan Kongres PDIP hingga Pasha Ungu yang menyatakan siap untuk maju dalam Pilkada Sulawesi Tengah periode selanjutnya.

Berikut sejumlah berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini:

Kongres V, Megawati, dan regenerasi kepemimpinan PDIP

PDI Perjuangan akan menyelenggarakan Kongres V di Nusa Dua, Bali yang dipercepat menjadi 8 sampai dengan 10 Agustus 2019 dari jadwal sebelumnya pada tahun 2020. Kemungkinan besar Megawati Soekarnoputri akan dikukuhkan kembali untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Umum selama 5 tahun ke depan.

Percepatan pelaksanaan Kongres V PDI Perjuangan dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan, yakni percepatan melakukan konsolidasi internal organisasi, menyesuaikan agenda partai dengan pemerintah, menyusun agenda strategis partai pasca-Pemilu 2019, dan regenerasi kepemimpinan di struktur partai.

Selengkapnya di sini

Djarot: PDIP harus bangun disiplin untuk jadi partai pelopor

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menegaskan PDI Perjuangan untuk menjadi partai pelopor harus membangun dan menerapkan disiplin kepada para kader dan simpatisannya yang menjadi teladan bagi masyarakat.

Menurut Djarot sebagai partai pelopor, PDI Perjuangan harus membangun dan menerapkan disiplin kepada para kader dan simpatisannya, sehingga dapat menarik simpati masyarakat luas kepada PDI Perjuangan.

Selengkapnya di sini

Wapres: dampak gempa Banten pasti ditangani dengan baik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dampak bencana gempa bumi 6,9 skala Richter yang berpusat di barat daya Sumur, Banten, Jumat (2/8) malam akan ditangani dengan baik oleh pemerintah.

“Semoga gempa bumi itu tidak menyebabkan banyak korban seperti yang sebelumnya. Namun apabila ada, pemerintah akan selalu siap dan PMI akan siap membantu,” kata Wapres Jusuf Kalla (JK), di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Lombok, Sabtu.

Selengkapnya di sini

Pasha Ungu sebut siap maju lima tahun lagi

Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau Pasha menyatakan siap maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah 2020 nanti.

"Kalau masih dibutuhkan, kalau masih dikasih jalan, saya ingin tambah lima tahun lagi. Apakah itu di Kota Palu atau di Sulawesi Tengah. Ini di luar dari ranah politik," katanya, menjawab pertanyaan salah satu peserta talkshow dengan tema peran kaum milenial dalam merawat keutuhan NKRI di era Revolusi 4.0 di salah satu warkop di Palu, Sabtu malam.

Selengkapnya di sini

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar