Duet Leonard-George ingin Clippers tak sekadar rajai LA

id kawhi leonard,paul george,los angeles clippers,nba

Dua bintang rekrutan anyar Los Angeles Clippers, Kawhi Leonard (tengah) dan Paul George (kedua kanan), dalam jumpa pers perdana mereka di tim barunya. (twitter.com/LAClippers)

Jakarta (ANTARA) - Duet bintang anyar Los Angeles Clippers, Kawhi Leonard dan Paul George, menegaskan mereka tak ingin sekadar membawa tim itu merajai kota Los Angeles, tetapi membidik gelar juara NBA.

"Kami tak membidik Battle of LA. Kami punya ambisi yang lebih besar," kata George dalam jumpa pers perdana bersama Leonard di Clippers dilansir AFP, Kamis.

"Kami tidak memikirkan soal keluar dari bayang-bayang Lakers. Kami ingin menggenggam trofi itu dan dalam perjalanannya membangun Clippers," ujarnya menambahkan.

Leonard, sejauh ini sudah sukses hampir sendirian membawa Toronto Raptors menjuarai NBA 2018/2019 lalu.

Kepindahannya ke Clippers menjadi keputusan paling mengagetkan dalam bursa pemain NBA musim panas ini dibarengi kedatangan George lewat skema pertukaran besar-besaran dari Oklahoma City Thunder.

Baca juga: Clippers resmi umumkan kedatangan Leonard dan George

Baca juga: Leonard samakan kontrak di Clippers dengan George


Keduanya, sama-sama tumbuh besar di LA dan Leonard mengaku sudah sejak lama mengidamkan bermain bersama George.

"Saya berada dalam petualangan selanjutnya. Tim ini punya masa depan yang gemilang. Sudah lama saya ingin bermain bersama Paul. Dua anak LA. Bermain di jalanan yang berseberangan, sekarang kami sama-sama di Clippers," kata Leonard.

"Kami punya sesuatu yang spesial. Saya rasa kami bisa menuliskan sejarah," ujarnya menabahkan.

Kedatangan Leonard dan George melejitkan nama Clippers dalam bursa juara NBA 2019/2020 dan rumah judi Caesar's Palace misalnya menempatkan mereka dalam peluang 7-2 atau hanya kedua di bawah Lakers (3-1) yang kini diperkuat duo bintang LeBron James dan Anthony Davis.

Rekam jejak Lakers jelas lebih cemerlang, dengan catatan 16 kali juara NBA, namun terakhir kali mereka merasakannya adalah pada 2010 ketik masih diperkuat Kobe Bryant.

Sebaliknya, Clippers tak pernah bisa melangkah lebih jauh dari putaran kedua playoff sejak dibentuk sebagai Buffalo Braves pada 1970 silam.

Baca juga: Pau Gasol hijrah ke Trail Blazers

Baca juga:
Lakers dapatkan Kostas Antetokounmpo, adik bintang Bucks Giannis

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar