BNN menyasar IRT cegah peredaran narkoba di Malut

id Narkoba

Kepala BNN Maluku Utara Brigjen Pol Edi Swasono saat menyampaikan materi Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Kepada Lingkungan Keluarga. (ANTARA/Abdul Fatah)

Ternate (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyasar ibu rumah tangga (IRT) memiliki peran sangat penting dalam membantu pencegahan  peredaran narkoba di masyarakat khususnya bagi keluarga.

"Tentunya, keluarga sebagai ujung tombak pencegahan narkoba dan bagaimana seorang ibu bisa mengetahui anggota keluarganya adalah penyalahguna narkoba, karena peran ibu sangat penting dalam menjaga komunikasi dalam keluarga merupakan salah satu pencegahan penyalahgunaan narkoba," kata Kepala BNNP Malut Brigjen Pol Drs Edi Swasono MM pada kegiatan Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Kepada Lingkungan Keluarga, di Muara Hotel, Ternate, Jumat.

Kepala BNNP Malut juga menawarkan satu-satunya cara jika ada anggota keluarga yang menyalahgunakan narkoba dan ingin pulih melalui wajib lapor di BNNP Malut untuk mendapatkan layanan rehabilitasi dan BNNP Malut menyediakan fasilitas rehabilitasi yang mudah dijangkau serta tanpa berbayar atau gratis.

Dalam pemaparannya bertajuk Strategi P4GN di Lingkungan Keluarga kepada para ibu dari perwakilan Bhayangkari Polda Malut, Jalasenastri Ternate, Persit KCK 152 Babullah Ternate, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Malut, Dharma Wanita Kota dan PKK Kota Ternate.
Baca juga: BNNP Malut ajak milenial berantas narkoba pada peringatan HANI

Diawali dengan menyampaikan ancaman dan permasalahan narkoba di Indonesia, Kepala BNNP Malut memaparkan bagaimana Maluku Utara menjadi wilayah yang kini menjadi sasaran peredaran narkoba.

Pada sesi selanjutnya Kabid P2M Drs Hairuddin Umaternate MSi memaparkan jenis dan bahaya narkoba.

Kegiatan yang BNN sasar IRT cegah peredaran narkoba di Malut dan para peserta juga mendapatkan kesempatan bertanya pada saat pemaparan materi.

Pewarta : Abdul Fatah
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar