Surabaya (ANTARA News) - Pasangan Dr Soekarwo SH Hum-Drs H Syaifullah Yusuf (Pakde Karwo - Gus Ipul) resmi dideklarasikan sebagai Cagub-Cawagub Jatim dari Partai Demokrat dan PAN. Deklarasi pasangan yang menamakan Karsa tersebut berlangsung di GOR Pancasila Surabaya, Minggu, dan dihadiri ribuan massa pendukung yang berasal dari seluruh Jawa Timur. Deklarasi pasangan tersebut pertama kali dilakukan di Jatim karena Cagub lain seperti Soenarjo (Partai Golkar), Sutjipto (PDIP) dan Achmady (PKB) belum menentukan Cawagub. Deklarasi diawali dengan kirap kedua pasangan dengan naik becak yang diberangkatkan dari Masjid Rahmad di Kembang Kuning. Kedua calon diarak dengan diiringi kelompok musik Ul-Daul dari Madura, Besut Jombangan, becak hias bergambar Pakde Karwo - Gus Ipul, Banser Ansor dan Paguyuban Vespa. Acara yang dipandu Eko Patrio tersebut diawali dengan pembacaan SK penetapan pasangan dari PAN dan Partai Demokrat, kemudian pidato politik Soekarwo dan Syaifullah Yusuf. Kemudian dilanjutkan pidato Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Hadi Utomo dan Ketua Umum PAN, Sutrisno Bachir. Sebelumnya keduanya menekan tombol kemudian muncul zepelin plastik bertuliskan Karwo-Ipul yang melayang di ruang GOR. Usai pidato, penyanyi Frangky Sahilatua, sempat menyanyikan lagu untuk pasangan Soekarwo dan Syaifullah Yusuf. Hadi Utomo dalam sambutannya merasa yakin kalau Soekarwo dan Syaifullah Yusuf bisa bekerjasama dengan baik. "Ipul tidak asing lagi bagi masyarakat Jatim, mantan Menteri Pemberdayaan Daerah Tertinggal. Sebagai mantan menteri pasti bisa memberikan masukan yang baik bagi Pakde. Dia generasi muda yang punya potensi besar," katanya. Disela-sela sambutan Hadi juga meneriakkan yel "Pakde Karwo - Gus Ipul", sementara massa menjawab "Coblos Brengose". Sedangkan Sutrisno Bachir mengatakan kehadiran ibu Syaifullah Yusuf, Sholihah Hasbullah, untuk memberikan doa kepada Gus Ipul akan menjadi doa yang makbul. "Alasan PAN memilih Pakde Karwo - Gus Ipul sama dengan Partai Demokrat. Tidak ada pilihan lain karena itu kita deklarasikan paling awal," katanya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2008