Tingkat kehadiran ASN Pemkab Deliserdang 98 persen

id pemkab deliserdang, halalbihalal, berita sumut,hari pertama kerja,Mudik Lebaran 2019,Idul Fitri 1440H,Info Mudik,ramadhan,tradisi lebaran,arus mudik,a

Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar melakukan halal bihalal dengan ASN di hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran. (Antara Sumut/Juraidi)

Lubukpakam (ANTARA) - Tingkat kehadiran aparatur sipil negara di jajaran Pemkab Deliserdang, Sumatera Utara, usai libur Idul Fitri 1440 Hijriah mencapai 98,78 persen.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Deliserdang Yudi Hilmawan di Lubuk Pakam, Senin, mengatakan, tingkat kehadiran aparatur sipil negara di jajaran Pemkab Deliserdang usai libur Lebaran cukup tinggi yakni mencapai 98,78 persen.

"Dari 1.825 ASN di lingkungan Pemkab Deliserdang, 1.803 orang hadir pada hari pertama kerja usai libur Lebaran. Delapan orang mengajukan izin tidak masuk, enam tugas luar, tiga tugas belajar, lima orang Sakit," katanya.

Sebelumnya Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar saat memimpin apel hari pertama kerja yang dirangkai dengan halal bihalal mengatakan sesama manusia, tentunya banyak kesalahan yang telah dilakukan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Disamping itu, kesibukan oleh berbagai aktivitas pekerjaan masing-masing, mengakibatkan terbatasnya kesempatan untuk saling berkomunikasi secara langsung diantara. "Namun, semuanya itu tidak akan pernah memupus rasa kebersamaan yang telah kita bangun dan bina dengan baik selama ini," katanya.

Untuk itu halal bihalal yang digelar tersebut merupakan media yang paling efektif untuk merajut tali silaturahim sekaligus kesempatan untuk menyadari kealpaan dan kekhilafan masing-masing.

"Mari kita buang perasaan kurang menyenangkan, kita sirnakan keangkuhan dan kita ganti dengan pintu maaf serta senyum sapa yang tulus penuh dengan persaudaraan dan kehangatan silaturahim," katanya.*

Baca juga: Bupati maklum jika ASN tak masuk kerja karena kehabisan tiket

Baca juga: Satu ASN di Pemkab Sleman bolos kerja

Pewarta : Juraidi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar