Warga Cianjur nilai Ani Yudhoyono merupakan pribadi ramah dan peduli

id ani yudhoyono in memorial, sate sinta cipanas

koleksi pribadi (Sinta Mastuty) saat berpoto bersama dengan Presiden RI ke VI Susilo Bambang Yudhoyono serta almarhumah ibu negara Ani Yudhoyono saat berkunjung ke Rumah Makan Sate Sinta Cipanas (Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Ibu Negara Ani Yudhoyono dimata sejumlah kalangan di Cianjur, Jawa Barat, merupakan sosok pribadi yang ramah dan peduli akan berbagai kegiatan kedaerahan termasuk tentang kuliner, budaya dan kesenian.

Salah satunya diungkapkan pengusaha rumah makan yang cukup terkenal di kawasan Puncak-Cipanas, yang selama 10 tahun kepemimpinan Presiden RI ke VI Susilo Bambang Yudhoyono, selalu mendapat pesanan dari ibu negara untuk menjamu tamu di Istana Negara.

Sinta Mastuty pemilik Rumah Makan Sate Sinta di Jalan Raya Cipanas, salah satunya yang selalu mendapat pesanan untuk jamuan kenegaraan yang digelar di Istana Negara baik di Cipanas, Bogor sampai Jakarta.

"Selama kenal dengan Bu Ani selama 10 tahun menjadi ibu negara, merupakan pribadi yang ramah, suka menyapa. Perhatian beliau masih tetap sama meskipun sudah tidak menjadi ibu negara," katanya.

Masakan dari restoran yang dibangun orang tuanya itu, tutur dia, tetap terpakai oleh Ani Yudhoyono, terbukti dengan beberapa kali pesanan untuk jamuan pribadi di kediamannya di Cikeas dan acara Partai Demokrat.

"Almarhumah tidak pernah lupa sama orang, selalu humbel dan ramah serta selalu bertegur sapa dengan siapa saja. Jujur kami sangat terpukul dengan kehilangan beliau," katanya.

Dia menilai Ani merupakan sosok istri yang dapat mengimbangi suami sebagai orang nomor satu di negeri ini sekalipun. Bahkan Sinta alumnus Fikom Unisba Bandung itu, sempat mengikuti hobi yang sama degan ibu negara yaitu fotografi.

"Kami sempat menyalurkan hobi bersama, ketika ibu berkunjung ke Istana Cipanas. Ibu suka sekali mengambil poto flora dan fauna serta pemandangan yang banyak terdapat di belakang istana," katanya.
 

Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar