KPU Kalteng gelorakan semangat memilih melalui "Suara April"

id suara april,kpu kalteng, pemilu 2019

Film Suara April (Antara Sumut/ist)

Palangka Raya (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah menyosialisasikan pemilihan umum dan menggelorakan semangat untuk memilih kepada kalangan generasi muda melalui film "suara April".

"Kita hari ini bersama-sama menonton film 'Suara April' yang menjadi bagian dari sosialisasi kita terutama di kalangan generasi milenial dan kalangan tokoh masyarakat," kata Ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah Harmain Ibrohim usai nonton bareng di Palangka Raya Senin.

Dia menerangkan acara nonton bareng "Suara April" tersebut digelar di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Melalui acara nonton ini diharapkan masyarakat semakin memahami bagaimana pelaksanaan pemilu sehat dan pentingnya pemilu untuk peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah," kata Harmain.

Yang tidak kalah penting, lanjut dia, ialah meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 17 April 2019.

Film "Suara April" bercerita tentang relawan demokrasi yang bernama Chandra yang diperankan Bio One.

Ia datang ke kampung Rampangrejo untuk memberikan penyuluhan pemilu kepada masyarakat disana yang tidak peduli akan politik. Masyarakat di sana telah 15 tahun tak menggunakan hak pilih dan lebih menyukai musik dangdut.

Komisioner KPU Kalteng Divisi Teknis Sastriadi pun meminta masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Mari laksanakan pemilu secara damai dan ekspresikan fanatisme dalam bilik suara dengan mendukung yang akan dipilih. Fanatisme jangan di jalanan," katanya.

Sastriadi pun mengingatkan petugas di TPS agar menjalankan prinsip penyelenggara pemilu dengan baik. Selalu junjung tinggi prinsip transparansi dan keterbukaan.

Acara nonton bareng itu selain selain diikuti pra komisioner KPU Kalteng dan KPU Kota Palangka Raya juga dihadiri para relawan demokrasi, komunitas peduli pemilu dan demokrasi, para mahasiswa dan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Palangka Raya.

 

Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar