Kapuas Hulu kekurangan 10 ribu surat suara

id KPU,Kapuas,Hulu

Sejumlah unsur pimpinan pejabat melakukan pengecekan gudang logistik KPU Kapuas Hulu wilayah Kalimantan Barat. (Foto Antaranews/Timotius)

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kapuas Hulu, Ahmad Yani mengatakan Kapuas Hulu masih kekurangan sekitar 10 ribu surat suara untuk Pemilu 17 April 2019.
 
"Dari lima jenis surat suara total kekurangan ada sekitar 10 ribu surat suara, kekurangan tersebut masih dalam proses pengiriman," kata Ahmad Yani, ditemui usai Rapat persiapan pelaksanaan Pemilu 2019 di Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Senin.
 
Menurut dia, kekurangan surat suara itu berdampak terhadap rencana pendistribusian logistik, yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan pada 8 April 2019, akhirnya diundur hingga tanggal 12 April 2019.
 
Ia mengatakan jumlah keseluruhan surat suara yang akan didistribusikan jika sudah terpenuhi kekurangannya yaitu 914.705 surat suara untuk 933 tempat pemungutan suara (TPS).
 
Disampaikan Yani, dari 914. 705 surat suara terdiri dari surat suara Pemilihan Presiden Wakil Presiden (PPWP) sebanyak 182.941 surat suara, surat suara DPD RI sebanyak 182.941, surat suara untuk DPR RI dapil Kalbar 2 (dua) sebanyak 182.941, surat suara DPRD provinsi dapil 7 (tujuh) sebanyak 182.941 ,
 
Kemudian untuk surat suara DPRD kabupaten dapil Kapuas Hulu satu sebanyak 41.337, surat suara DPRD kabupaten dapil Kapuas Hulu dua sebanyak 47.737, surat suara DPRD kabupaten dapil tiga Kapuas Hulu sebanyak 50.551 serta surat suara DPRD Kapuas Hulu dapil Kapuas Hulu empat sebanyak 43.426.
 
"Jadi jumlah keseluruhan surat suara yang akan didistribusikan yaitu 914.705 surat suara tersebar di 993 tempat pemungutan suara di 282 desa dan kelurahan di 23 kecamatan," jelas Yani.
 
Dirinya berharap kekurangan logistik segera diterima karena masih dalam proses pengiriman, setelah itu akan dilakukan sortir untuk dilengkapi dan akan segera didistribusikan.

Baca juga: KPU Kapuas Hulu siap distribusikan 914.705 surat suara

 

Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar