Unsoed terima 775 calon mahasiswa lewat jalur SNMPTN

id unsoed snmptn

Humas SNMPTN Unsoed Wisnu Widjanarko (ANTARA/Wuryanti)

Purwokerto (ANTARA) - Universitas Jenderal Soedirman pada tahun 2019 ini menerima 775 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Dari pendaftar 14.359 diterima 775 orang," kata Humas SNMPTN Unsoed Wisnu Widjanarko di Purwokerto, Jumat.

Dia menyampaikan, bahwa peserta yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN, tidak dapat mendaftar lagi pada jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

"Bagi yang sudah diterima juga agar memerhatikan jadwal pendaftaran ulang, yakni registrasi online melalui laman http://registrasi.unsoed.ac.id pada 13 sampai 17 Mei, 2019," katanya.

Dia menambahkan, untuk calon mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi wajib mengikuti psikotes pada 14 Mei mendatang.

Selain itu, kata dia, seluruh calon mahasiswa diingatkan untuk melaksanakan registrasi fisik pada 20 Mei di kampus Unsoed.

Sementara itu, Kabag Humas Unsoed Endang Istanti menambahkan jumlah peserta SNMPTN sebanyak 14.359 orang yang terdiri dari peserta 10. 528 orang dan bidik misi 3.831 orang.

Sementara yang diterima 775 orang atau 5,3 persen yang terdiri dari 611 orang peserta dan 164 orang dari bidik misi.

"Pendaftar berasal dari 307 sekolah dari Aceh hingga Papua," katanya.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Akhmad Sodiq mengatakan pihaknya menunjukkan diri sebagai perguruan tinggi yang kompetitif.

"Tidak hanya ketat secara institusional, sejumlah program studi di Unsoed juga menjadi program studi dengan keketatan tertinggi secara nasional. Farmasi, Kedokteran dan Kedokteran Gigi Unsoed menjadi lima besar program studi paling ketat se Indonesia melalui jalur SNMPTN pada tahun ini, yakni peringkat ke-2, ke-4 dan ke-5," katanya.

Baca juga: Unsoed siap tampung 1.095 mahasiswa baru jalur SNMPTN

Baca juga: Prodi farmasi diminati pendaftar SNMPTN Unsoed

 

Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar