Pemilihan rektor Universitas Tidar Magelang diulang

id pemilihan rektor Untidar Magelang,diulang

Universitas Tidar Berstatus Negeri Sejumlah mahasiswa berjalan melintas di depan gedung fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Tidar, Magelang, Jateng, Kamis (3/4). Universitas Tidar Magelang (UTM) yang sebelumnya merupakan perguruan tinggi swasta mulai bulan April tahun ini telah resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri dengan nama Universitas Negeri Tidar yang disingkat Untidar. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Magelang, Jateng (ANTARA News) - Proses pemilihan Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah, yang berlangsung pada Maret 2018 diulang di Auditorium Untidar Magelang dalam rapat senat terbuka, Kamis.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untidar Bambang Kuncoro mengatakan proses pemilihan ulang dilakukan  karena pada proses pemilihan rektor yang lalu dianggap cacat hukum.

Ia menuturkan pada proses pemilihan rektor bulan Maret 2018 hanya diikuti tiga calon, padahal menurut aturan minimal harus empat orang dan waktu itu ada anggota senat yang berstatus sebagai calon pegawai negeri, dan hal ini tidak dibolehkan.

Tahap penjaringan telah dimulai bulan Oktober 2018 mulai dari pembentukan panitia, pengumuman, seleksi administrasi hingga penetapan bakal calon rektor oleh senat.

Ia mengatakan dalam penjaringan calon rektor kali ini diikuti enam orang, namun dua orang tidak memenuhi persyaratan.

"Hari ini dilakukan penyampaian visi misi oleh empat calon rektor di hadapan Senat Universitas Tidar Magelang," katanya.

Keempat bakal calon Rektor Untidar periode 2018 hingga 2022 tersebut, yakni Samodra Wibawa (Untidar), Erry Purnomo (Untidar), Mukh Arifin (Undip), dan Sukarno (Untidar).

Pelaksana Tugas Rektor Untidar John Hendri menuturkan proses pemilihan rektor sebelumnya menyalahi aturan dan jika dilanjutkan maka hasilnya akan cacat hukum.

"Jika proses pemilihan rektor yang lalu dilanjutkan maka hasilnya bisa digugat dan pasti akan kalah, maka sebelum terlanjur maka dilakukan pemilihan rektor lagi," katanya.

Rapat senat terbuka penyampaian visi, misi dan program kerja bakal calon Rektor Untidar periode 2018 hingga 2022 dihadiri oleh anggora senat, jajaran pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan serta perwakilan mahasiswa Untidar. Turut hadir Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi, Yusrial Bachtiar.

"Setelah penyampaian visi misi keempat bakal calon rektor ini akan dipilih tiga calon rektor oleh senat universitas. Kepada seluruh senat saya mohon pilihlah sesuai hati nurani dari penilaian berkas dan prestasi," katanya.

Ia menambahkan hasil tiga besar calon rektor dan Rektor Untidar pada akhir proses nanti merupakan hasil yang terbaik dan mudah-mudahan pelaksanaannya berjalan lancar sampai pelantikan nanti.

Baca juga: 1.515 orang berebut 35 lowongan kerja Universitas Tidar

Baca juga: Untidar inovasi pakan ternak dari cangkang kopi

Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar