Sandiaga tinjau pengerjaan pembangunan underpass Matraman

id Underpass matraman

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno meninjau pengerjaan proyek pembangunan underpass Matraman, Jakarta Pusat, Kamis malam (22/3). (Susylo Asmalyah (BN))

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno meninjau pengerjaan proyek pembangunan underpass Matraman, Jakarta Pusat, Kamis malam.
   
Saat meninjau lokasi underpass Matraman Sandiaga didampingi Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Heru Suwondo dan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta ,Yusmada Faisal.
     
"Terima kasih teman - teman, satu lagi dari kawan kawan Bina Marga dan Insya Allah 1 April diujicoba. Tadi sudah mengecek kesiapannya," kata Sandiaga di Matraman, Jakarta Pusat, Kamis malam.
     
Kawasan tersebut adalah salah satu pusat kemacetan di Ibu Kota.  Bila underpass Matraman sudah beroperasi maka diperkirakan 20 sampai 30 persen dari kemacetan berkurang, katanya. 
     
"Di sini kelihatan kita akan mengurangi di Matraman maupun juga di depan RSCM. Kita akan ada rekayasa lalu lintas dan harapannya dengan underpass ini kita akan melihat secara signifikan bahwa proses daripada konstruksi ini seandainya dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan dikawal dengan baik Insya Allah bisa dikejar tepat waktu 1 April sesuai janjinya pak Yus, dan pak Heru dan pak Yanto. Terima kasih dan semua, anak bangsa, saya salut," kata Wagub.
     
Ada beberapa kendala dari pembangunan proyek underpass Matraman seperti bore pile dari fly over, tapi bisa dibuat rekayasanya sehingga tidak menjadi kendala, katanya 
     
"Ini layak diapresiasi, saya harapkan juga dukungan dari masyarakat dan sosialisasi. Setelah tanggal 1 April Insya Allah akan mengurangi titik-titik kemacetan di wilayah khususnya di sekitar Matraman sini," kata Sandiaga.
     
Total panjang underpass Matraman 658 meter, masing-masing lebar bersihnya tujuh meter untuk berjalan, jadi dua lajur, katanya.

Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar