BPPSDMP sinergikan program peningkatan kapasitas petani

id logo pertanian, kapasitas petani

Kementan (id.wikipedia.org)

Bogor (ANTARA News) - Badan Penyuluhan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menyinergikan perencanaan program kegiatan dan anggaran melalui sistem integrasi perencanaan dan anggaran (Sicanda) berbasis indikator kinerja utama (IKU).

"Hilirasi penyusunan Sicanda ini adalah indikator kinerja utama BPPSDMP yakni penguatan kapasitas kelompok tani dan penerapan pertanian berkelanjutan kepada kelompok tani," kata Sekretaris BPPSDMP Kementan, Surachman Suwardi di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu malam.

Ia mengatakan dua indikator sasaran program tersebut harus menjadi kegiatan di BPPSDMP oleh karena itu perlu untuk diterjemahkan ke masing-masing UPT pusat penyuluhan, pelatihan dan sekretariat agar perencanaan program dapat berjalan sinkron.

Menurutnya, dalam sistem perencanaan dan penganggaran terdapat dua hal penting yakni perencanaan program yang tepat sasaran, dan perencanaan penganggaran yang baik.

"Maka program-program yang disusun benar untuk menyelesaikan tantangan dan hambatan pembangunan pertanian," katanya.

Ia menyebutkan Sicanda berbasis web telah dibangun di lingkup BPPSDMP Kementan dalam aplikasi Sicanda dalam rangka mengoptimalkan sistem perencanaan dan penganggaran yang efisien dan efektif.

Untuk menyinergikan rencana program tersebut BPPSDMP menggelar rapat kerja penyusunan Sicanda berbasis indikator kinerja utama BPPSDMP diikuti seluruh pimpinan UPT, pusat pelatihan, balai dan pusat pendidikan.

Surachman menambahkan tujuan dari kegiatan itu menyelarasakan antara perencanaan dan penganggaran sesuai dengan indikator kinerja utama (IKU). Agar program antar eselon selaras yang akhirnya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Selanjutnya kami akan berdiskusi dengan kepala perencanaan, Gapenas dan Bapenas agar fasilitas anggaran disesuaikan dengan IKU yang baru," katanya.

Pewarta : Laily Rahmawati
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar