Wali Kota Medan: Tugu titik nol dibangun kembali seperti zaman Belanda

id Tugu titik nol di Medan,Kantor Pos Medan,Wali Kota Medan,Bobby Nasution,Tugu titik nol dibangun kembali,Tugu titik nol dibangun seperti zaman Belanda

Wali Kota Medan: Tugu titik nol dibangun kembali seperti zaman Belanda

Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Dok ANTARA)

Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Bobby Nasution menyatakan, tugu titik nol kilometer di depan Kantor Pos Medan, bakal diperbaiki, dibangun kembali seperti pertama kali pada zaman kolonial Belanda.

"Tugu itu akan diperbaiki, bukan dihancurkan lalu dijadikan jalan. Justru tugu itu akan dibangun kembali seperti pertama kali pada masa kolonial Belanda," kata Bobby di Medan, Sumatera Utara, Selasa.

Baca juga: Menaker canangkan bulan K3 Nasional di titik nol kilometer Sabang

Wali kota menerangkan, tugu tepat di depan Kantor Pos Medan itu dahulu berukuran kecil sebagai penanda titik nol Kota Medan, dan bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

Diketahui, Pemerintah Kota Medan menghancurkan tugu persisnya di depan kantor Pos Medan, setelah pertama kali dihancurkan pada 1990-an.

Baca juga: Polrestabes Medan gelar sistem pengamanan kota

"Itu perbaikan yang kita lakukan, termasuk bagian dari revitalisasi Lapangan Merdeka," ujar Bobby menjelaskan.

Wali kota juga menegaskan, pihaknya telah mendata seluruh bangunan heritage (warisan) di Kota Medan, termasuk bangunan yang tidak masuk ke dalam aset Pemkot Medan.

Baca juga: Hasto Kristiyanto gowes di Banteng Ride and Night Run Medan

"Semua (bangunan heritage, red), sudah kami data semua," ungkap Bobby.

Kepala Bappeda Kota Medan, Benny Iskandar, mengaku perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan dalam rangka penataan dan revitalisasi Lapangan Merdeka.

"Nanti tugu itu kita bangun kembali sesuai bentuk aslinya. Sebab bangunan kemarin itu, tidak sesuai dan menutupi bangunan cagar budaya kantor Pos," katanya.

Baca juga: Arsip Nasional minta Dispursip modernkan pengelolaan arsip di Medan
Baca juga: Wali Kota Medan minta dukungan warga untuk kembangkan pariwisata

Pewarta : Muhammad Said
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2022