Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 271 orang

id Covid,Yogyakarta,Sembuh

Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 271 orang

Dokumen - Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi. ANTARA/Ari Bowo Sucipto.

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di wilayah itu pada Jumat bertambah 271 orang sehingga total menjadi 36.481 orang.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat mengatakan sebanyak 271 pasien sembuh itu terdiri dari dari 56 kasus asal Kota Yogyakarta, 75 kasus Kabupaten Bantul, 38 kasus asal Kulon Progo, 23 kasus asal Gunung Kidul, serta 79 kasus Kabupaten Sleman.

Baca juga: Sebanyak 80.244 pasien COVID-19 sembuh dari Wisma Atlet

Selain pasien sembuh, Berty juga mencatat 184 tambahan pasien terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 40.785 kasus.

Berdasarkan wilayah domisili, 184 pasien positif itu terdiri atas 30 kasus asal Kota Yogyakarta, 62 kasus asal Kabupaten Bantul, 33 kasus asal Kulon Progo, 56 kasus asal Sleman, serta tiga kasus dari Gunung Kidul.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Palangka Raya bertambah 49 menjadi 5.095

Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 10 kasus periksa mandiri, 119 kasus hasil penelusuran (tracing) kontak kasus, empat kasus perjalanan luar daerah serta 51 kasus masih dalam penelusuran.

Tambahan kasus pada Jumat ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY atas 815 sampel spesimen dari 798 orang.

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Sulteng bertambah menjadi 11.416 orang

Ia juga mencatat penambahan kasus meninggal sebanyak 11 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 1.003 kasus.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 hingga Jumat tercatat 39.278 orang.

Dari jumlah suspek tersebut, 40.785 orang terkonfirmasi positif di mana 36.481 orang di antaranya sembuh dan 1.003 orang meninggal.

 


Pewarta : Luqman Hakim
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar