Ahli: Hindari asupan gula berlebih agar tidak dehidrasi saat puasa

id nutrisi,dehidrasi,puasa, olahraga

Ahli: Hindari asupan gula berlebih agar tidak dehidrasi saat puasa

Ahli nutrisi dari Herbalife Nutrition Indonesia Aria Novitasari di Jakarta, Selasa (20/4). (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Ahli nutrisi dari Herbalife Nutrition Indonesia Aria Novitasari mengingatkan masyarakat untuk menghindari asupan gula yang berlebih agar tidak dehidrasi saat puasa.

“Hindari konsumsi gula dan minuman manis berlebihan saat berbuka puasa dan sahur agar tidak mengalami dehidrasi saat puasa,” ujar Aria dalam taklimat media di Jakarta, Selasa.

Berbuka puasa dan sahur hendaknya dengan air putih yang cukup. Dalam sehari, hendaknya minum delapan gelas sehari yang terdiri dari empat gelas saat sahur dan empat gelas saat berbuka.

Baca juga: Memilih nutrisi tepat untuk sahur dan buka

Baca juga: 10 tips jaga nutrisi tubuh selama berpuasa

Untuk meningkatkan rasa minuman bisa menambahkan irisan buah ke dalam air minum. Asupan cairan juga dapat diperoleh dari makanan yang banyak mengandung kadar air, seperti buah-buahan dan sayur atau makanan yang diolah dengan menggunakan air.

“Selain itu, juga perlu dikurangi konsumsi kafein dan perlu meningkatkan konsumsi buah dan sayur. Saat siang hari hindari paparan sinar matahari atau berolahraga,” tambah dia.

Jika ingin tetap rutin berolahraga, harus terus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan air harian selama berpuasa. Selain itu, kurangi durasi olahraga hingga 30 persen selama puasa. Untuk olahraga sebaiknya dilakukan sebelum berbuka, setelah sahur atau pada malam hari.

“Berbuka puasa dengan makanan yang mudah dicerna adalah pilihan yang baik dan sehat. Selama Ramadhan, orang cenderung makan banyak makanan dengan sangat cepat setelah berpuasa berjam-jam. Tetapi, cobalah berbuka puasa dengan sup, kemudian air atau jus buah, sehingga dapat melembabkan tubuh setelah hari yang panjang dehidrasi, kemudian makan hidangan utama 10 atau 15 menit kemudian. Ini akan mencegah asupan makanan yang berlebihan dengan memberi rasa kenyang, yang pada akhirnya akan membantu sistem pencernaan,” kata dia.

Untuk hidangan utama, dia menyarankan untuk mengonsumsi daging, ayam atau sayuran. Dengan mengunyah makanan secara menyeluruh dan berjalan-jalan satu atau dua jam setelah buka puasa, dapat membantu sistem pencernaan dan kardiovaskular.

Ramadhan memang merupakan bulan suci dalam setahun dan puasa merupakan bagian penting dari bulan suci ini, ada banyak pilihan yang tersedia untuk berpuasa dan tetap sehat serta bergizi.

Baca juga: Ahli sebut makan saat sahur penting untuk beraktivitas

Baca juga: Puasa momentum tepat terapkan gaya hidup sehat

Senior Director dan Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi mengatakan dehidrasi dan lapar karena puasa, akan menyebabkan tubuh memperlambat metabolisme untuk mengurangi penggunaan energi seefisien mungkin.

Namun, masih tetap dapat menikmati beribadah puasa dengan mendapat semangat Ramadhan secara utuh dengan kondisi tubuh sehat.

“Pastikan meminum air putih yang cukup dan memperhatikan makanan yang diasup saat makan sahur dan makanan yang disantap saat buka puasa,” imbuh Andam.


Pewarta : Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar