Kapolres Mimika: Seorang anggota KKB tertembak di Mile 53

id KKB tertembak

Kapolres Mimika: Seorang anggota KKB tertembak di Mile 53

Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata. ANTARA/Evarianus Supar.

Timika (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua AKBP IGG Era Adhinata menyebut seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kelompok Kali Kopi pimpinan Joni Botak tertembak saat terjadi kontak tembak dengan aparat di Mile 53 pada Minggu (28/2) pagi.

"Informasi dari lapangan yang kami dapatkan, saat kontak tembak terjadi, satu anggota KKB terkena, beberapa lainnya tertembak di kaki. Namun mengingat lokasinya berjauhan yaitu di seberang kali, maka saat ini anggota kami lagi berupaya untuk mencapai ke lokasi itu," kata AKBP Era Adhinata di Timika, Senin.

Baca juga: Jenazah Praka Roy korban tertembak KKB di Papua tiba di Bandung

Kapolres Mimika menjelaskan bahwa pada Minggu (28/2) pagi patroli keamanan area PT Freeport Indonesia di sekitar Mile 53 ditembaki oleh KKB menggunakan senjata api jenis M-16 dan AK-47 dan terlihat beberapa orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 5-6 orang.

"Mendapat serangan dari KKB, anggota melakukan tembakan balasan secara terarah," jelasnya.

Menurut Kapolres, tindakan tegas terhadap KKB tersebut semata-mata untuk mencegah jangan sampai kelompok bersenjata itu kembali mengganggu keamanan di area PT Freeport Indonesia.

Baca juga: Satu KKB tewas tertembak saat TNI-Polri gerebek markasnya di Timika

"Kami tentunya akan melakukan tindakan tegas dan terukur, jangan sampai mereka masuk lagi ke area PT Freeport untuk mengganggu situasi keamanan. Masyarakat tidak perlu khawatir ini murni antara kami aparat keamanan dengan KKB. Lokasinya pun jauh di tengah hutan belantara sana," ujar AKBP Era Adhinata.

Kapolres Mimika memastikan KKB yang terlibat kontak tembak dengan aparat keamanan tersebut merupakan Kelompok Kali Kopi pimpinan Joni Botak.

"Itu dari kelompok Joni Botak," jelas AKBP Era Adhinata.

Baca juga: KKB tembak anggota Brimob saat kurvey di Kenyam Papua

Pewarta : Evarianus Supar
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar