Pekanbaru membaik dari penyebaran COVID-19

id Pekanbaru, kota pekanbaru, zona oranye, covid pekanbaru

Pekanbaru membaik dari penyebaran COVID-19

Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI M. Syech Ismed (tengah) menjalani vaksinasi di RSUD Arifin Achmad sebagai orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (14/1/2021). ANTARA FOTO/FB Anggoro/21.

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan wilayahnya kini mulai membaik dari penyebaran COVID-19 dengan rata-rata penularannya berada di level rendah atau zona kuning.

"Namun di Ibu Kota Provinsi Riau itu masih terdapat empat dari 12 kecamatan yang berstatus zona oranye penularan COVID-19," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy di Pekanbaru, Selasa.

Empat kecamatan di Kota Pekanbaru itu termasuk dalam zona oranye karena potensi penularan COVID-19 berada pada tingkat sedang.

Ke empat kecamatan tersebut adalah Sail, Tenayan Raya, Marpoyan Damai, dan Bukit Raya.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 massal di Pekabaru siap, Wali Kota tak ikut

Baca juga: 22.000 dosis vaksin COVID-19 untuk Riau tiba di Pekanbaru


"Masyarakat di wilayah tersebut harus mewaspadai kondisi tersebut dengan memperketat protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19," kata dia.

Jika dibandingkan dengan kondisi dua bulan lalu di Kota Pekanbaru masih terdapat zona merah. Kini trennya membaik dengan terdapat delapan kecamatan berstatus zona kuning.

Kondisi ini, diakuinya, menunjukkan tren penularan cenderung menurun dan diharapkan terus menurun dengan dukungan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Walau saat ini mayoritas zona kuning, tapi belum ada juga kecamatan yang zona hijau. Ini harus menjadi perhatian kita semua," timpalnya.

Ia menyebutkan, upaya pencegahan itu terus digencarkan terutama setelah libur Natal dan tahun baru. Tim Satgas setiap pekan memetakan kawasan atau zona penularan COVID-19.

Proses pemetaan ini juga untuk memastikan kondisi kerawanan di setiap kecamatan. Apalagi pemerintah kota bakal menggelar belajar tatap muka dalam waktu dekat.

"Kita ingin mengantisipasi adanya lonjakan setelah liburan akhir tahun lalu," ucapnya.*

Baca juga: Meski menurun, kasus COVID-19 Pekanbaru masih tertinggi di Riau

Baca juga: 346 warga binaan Lapas Pekanbaru sembuh dari COVID-19

Pewarta : Vera Lusiana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar