Terapkan prokes ketat, TSI Bogor siapkan "Circus Street Carnival"

id Taman safari indonesia, tsi bogor, kabupaten bogor, jawa barat,tahun baru,protokol kesehatan,covid-19

Terapkan prokes ketat, TSI Bogor siapkan "Circus Street Carnival"

Lokasi pentas "Circus Street Carnival" di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas TSI.

Cisarua, Bogor (ANTARA) - Objek wisata nasional Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyiapkan pergelaran bertema "Circus Street Carnival" pada pada malam Tahun Baru 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Pada acara pergantian malam Tahun Baru kali ini, di tengah situasi  pandemi, Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor tetap mengedepankan protokol kesehatan," kata Humas TSI Cisarua Yulius H Suprihardo di di Cisarua, Bogor, Jumat. 

Ia menjelaskan sejak diizinkannya TSI Cisarua kembali beroperasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamill pada Jumat (26/6) 2020 prokes adalah komitmen utama manajemen guna mencegah terjadinya penularan COVID-19.

"Jadi, kami memastikan dengan penerapan protokol kesehatan di semua titik, maka pengunjung dan wisatawan juga aman," katanya.

Saat meninjau TSI Cisarua, Bogor yang juga sebagai lembaga konservasi satwa eksitu (di luar habitat alami), Gubernur Jabar menyatakan alasan diperbolehkannya tempat wisata satwa itu karena penerapan prokes, seperti penerapan pemesanan tiket secara daring yang dianggap aman untuk mencegah penularan COVID-19.

"Jadi tidak ada lagi bersentuhan uang 'cash' atau tiket. Itu bisa menjadi standar normal baru. Kedua proses pengecekan berlapis saya kira itu sudah dilakukan," katanya.

"Konservasi di Jawa Barat ini masuk dalam risiko rendah dan sedang, sehingga secara aturan sudah boleh dibuka. Saya inspeksi wisata konservasi seperti TSI di Cisarua ini, dan hasilnya saya temukan ketaatan pada protokol kesehatan," tambah Ridwan Kamil.

Sementara itu,  General Manager (GM) TSI Bogor, Emeraldo Parengkuan menjelaskan bahwa “Circus Street Carnival “ menjadi tema besar acara malam Tahun Baru kali ini di TSI Bogor, yang berbeda dengan tema-tema malam tahun baru sebelumnya.

Ia mengatakan nuansa dekorasi warna warni mencolok di area Caravan Restaurant, yang nantinya akan digunakan sebagai venue untuk acara perhelatan detik-detik pergantian malam Tahun Baru.
Rumah di TSI Cisarua, Kabupaten Bogor, Jabar yang disediakan bagi pengunjung/wisatawan untuk bisa mengikuti kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2020 menuju 2021. (FOTO ANTARA/HO-Humas TSI Cisarua, Bogor)


Berbagai atraksi akrobatik yang memukau, "animal education", alunan musik, berbagai permainan serta "fire dance" akan disajikan kepada pengunjung yang bermalam di Safari Lodges Hotel di lingkup TSI Cisarua.

Pihaknya akan tetap memperketat prokes standar pencegahan penularan COVID-19 selama acara tersebut berlangsung, yakni memastikan pengunjung menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

“Prokes menjadi perhatian utama bagi kami selaku penyelenggara dan akan dilaksanakan secara ketat, mulai dari penyemprotan disinfektan, pemeriksaan suhu dengan menggunakan 'thermogun' dan  pengecekan masker," katanya.

Sementara itu Manajer Safari Lodges Hotel TSI Nandang Suhendar mengklaim bahwa prokes yang diterapkan oleh pihaknya sudah sesuai yang dianjurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Prokes ini dilaksanakan sedemikian rupa, selain menaati anjuran Pemkab Bogor, dan Gugus Tugas COVID-19, tentunya untuk menambah rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang akan menghabiskan waktunya di akhir tahun,"  katanya.

Bagi pengunjung yang akan mengikuti kegiatan malam Tahun Baru, di mana acara akan dimulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB pada 30 Desember 2020  bisa melakukan  reservasi terlebih dahulu melalui nomor telepon (0251-8250000  atau melalui WhatsApp 0821-25222756, demikian Nandang Suhendar.


Baca juga: Antisipasi COVID-19, Taman Safari Indonesia lakukan langkah preventif

Baca juga: Ridwan Kamil izinkan Taman Safari Bogor kembali buka

Baca juga: Protokol kesehatan di tengah mulai pulihnya geliat wisata

Baca juga: Hadirnya negara saat lembaga konservasi satwa terdampak pandemi

Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar