Seorang PNS positif COVID-19 di Barito Timur meninggal kondisi hamil

id pasien covid bartim,satgas bartim

Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kesehatan Barito Timur dr Simon Biring (kanan). ANTARA/Habibullah

Tamiang Layang (ANTARA) - Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, dr Simon Biring membenarkan seorang perempuan hamil terkonfirmasi positif COVID-19 berinisial NA (36) meninggal dunia.

"Iya benar, meninggal dunia di Palangka Raya," kata Simon di Tamiang Layang, Jumat.

Almarhumah NA merupakan pegawai negeri sipil (PNS) pada Dinas Pertanian Barito Timur. Sebelum meninggal, almarhumah sempat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Tamiang Layang selama tiga hari.

Baca juga: Gugus Tugas: Ketua Bawaslu Barito Timur positif COVID-19

Pada Kamis (17/9) sore, NA dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan intensif, dengan ditemani suami berinisial F (37), sempat menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Tidak begitu lama mendapat perawatan, NA dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (18/9) sekitar pukul 01.00 WIB dan dimakamkan menggunakan protokol COVID-19 di TPU di Palangka Raya pada pukul 03.00 WIB.

Secara kumulatif, kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Barito Timur menjadi tiga orang. Sedangkan F, suami almarhumah NA diwajibkan menjalani isolasi di Palangka Raya.

Baca juga: Ketua dan seorang Komisioner KPU Barito Timur positif COVID-19

"Lebih baik mencegah dan menjaga kesehatan dengan maksimal dari COVID-19, daripada tertular COVID-19 yang berdampak pada kesehatan dan ekonomi keluarga," kata Simon.

Diketahui, F adalah PNS pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Barito Timur. Statusnya adalah kontak erat dari istrinya, dan sudah mengikuti tes usap, namun hasilnya belum keluar.

Simon juga meminta seluruh ASN lingkup Pemkab Barito Timur menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin saat bekerja di kantor masing-masing. Jika sedang sakit, diharapkan bekerja dari rumah.

Baca juga: Seorang bidan di Barito Timur positif COVID-19

Kepala Dinas Pertanian Barito Timur Riza Rahmadi membenarkan pegawainya yaitu NA meninggal dunia akibat COVID-19 dan telah dimakamkan di Palangka Raya.

Sementara itu, situasi pada Kantor Dinas Pertanian Barito Timur terlihat sepi tanpa ada pegawai yang masuk kerja pada Jumat (18/9) pagi hingga jam kerja berakhir.

Di media sosial, ucapan duka dan doa untuk almarhumah NA dari rekan sekerja sesama PNS dan pihak keluarga dekat terus mengalir. Mereka juga mendoakan F agar tabah.

Baca juga: Ibu dan anak di Barito Timur positif COVID-19
 

Pewarta : Kasriadi/Habibullah
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar