Tenaga kesehatan positif COVID-19, dua puskemas di Asahan diisolasi

id puskesmas, asahan, covid-19

Pintu masuk Puskemas Sidodadi ditutup sementara. (ANTARA/HO)

Kisaran (ANTARA) - Dua Puskesmas di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yakni Puskesmas Sidodadi dan Rawang Pasar IV terpaksa ditutup sementara karena sejumlah staf tenaga kesehatan di kedua puskesmas tersebut positif COVID-19.

Kabid Pemberitaan Dinas Kominfo Asahan, Arbin Tanjung di Kisaran, Rabu, mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan untuk Puskesmas Sidodadi diketahui tiga orang tenaga kesehatan terkonfirmasi positif COVID-19.

Sedangkan di Puskesmas Rawang Pasar IV sebanyak dua tenaga kesehatan dinyatakan positif. Guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 kedua puskesmas terpaksa diisolasi.

Baca juga: Puskesmas Menteng ditutup akibat petugas terpapar COVID-19

Baca juga: Nakes positif, Puskesmas Pajarakan Probolinggo tutup layanan sepekan


Untuk pelayanan disiapkan tiga orang bertugas sebagai piket. Pelayanan kesehatan non emergensi saat ini dialihkan ke puskesmas terdekat di wilayah kedua puskesmas.

“Terhadap semua staf di lakukan isolasi mandiri dengan tidak mengabaikan pelayanan emergensi dan pelayanan kesehatan surveilans," katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Asahan dr Elfina Tarigan, menyebutkan puskemas ditutup mulai 15 September hingga 24 September 2020.

"Kita tutup selama 10 hari demi memutus mata rantai COVID-19. Namun, bila ada masyarakat memerlukan pelayanan diharapkan mengunjungi puskemas terdekat," katanya.*

Baca juga: Puskesmas Urug Tasikmakaya ditutup karena petugasnya positif COVID-19

Baca juga: Tenaga medis positif COVID-19, Puskesmas Badau tetap buka pelayanan

Pewarta : Juraidi dan Indra
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar