Pencarian tiga personel Polairud Polri berlanjut hari kedua

id laka laut,KECELAKAAN LAUT KALTARA

Direktur Polairud Polda Kaltara Kombes Pol Nyoman Budiarja di dermaga Ditpolairud Polda Kaltara Tarakan, Senin (10/8/2020), memimpin pencarian tiga personel Polairud Mabes Polri korban kecelakaan laut di Kaltara. (ANTARA/Dok. Ditpolairud Polda Kaltara)

Tarakan (ANTARA) - Pencarian terhadap tiga personel Polairud Mabes Polri korban kecelakaan laut kapal patroli dilanjutkan pada hari kedua di Kalimantan Utara (Kaltara).

Apel gabungan yang dipimpin oleh Direktur Polairud Polda Kaltara Kombes Pol Nyoman Budiarja di dermaga Ditpolairud Polda Kaltara Tarakan, Senin, dengan memberikan arahan dan cara bertindak sesuai prosedur operasi standar yang berlaku pada kegiatan SAR perairan.

"Dengan memberikan arahan dan cara bertindak sesuai SOP yang berlaku pada kegiatan SAR perairan," kata Nyoman Budiarja pula.
Baca juga: Tiga personel Polairud korban kecelakaan laut masih dalam pencarian

Kemudian dilaksanakan pembagian area sasaran SAR sesuai dengan tempat kejadian perkara dan keterangan ditemukannya tiga korban yang selamat.

"Kemudian melaksanakan pengisian bahan bakar minyak pada alat apung (alpung) yang digunakan dan konsumsi kepada personel dan masyarakat yang turut serta terlibat dalam pelaksanaan SAR," katanya lagi.

Selanjutnya personel SAR gabungan beserta masyarakat bertolak dari dermaga Ditpolairud Polda Kaltara menuju sasaran.

Tim gabungan terdiri dari 18 personel Polri, 11 personel TNI, sembilan personel Basarnas, dan 25 orang dari masyarakat.

Tiga personel yang masih dalam pencarian yakni Brigpol Ivan Bilasman, Bharatu Yoseph Arianto, dan Bharatu Donni Budi Santoso.

Sedangkan tiga orang tim patroli atas nama Bripka Ujang, Brigpol Amrullah, dan Bharada Rivaldi U'jae sudah dievakuasi ke kapal patroli Kepodang dalam kondisi sehat.
Baca juga: Tim SAR maksimalkan pencarian korban kecelakaan laut hingga sepekan
Baca juga: Satu korban kecelakaan laut Pantai Goa Cemara ditemukan

Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar