Kemendagri belum terima pengunduran resmi Bupati Bener Meriah

id Tgk Sarkawi,bener meriah,aceh,mengundurkan diri

Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi menyampaikan kata sambutan dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri di halaman Masjid Agung Babussalam, Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Minggu (24/5/2020). ANTARA/HO/pri.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri belum menerima surat pengunduran diri secara resmi Bupati Bener Meriah, Provinsi Aceh, Tgk Sarkawi.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar di Jakarta, Senin, mengatakan Kemendagri masih menunggu laporan resmi tersebut usai bupati menyampaikan pengunduran dirinya ke publik disela pelaksanaan ibadah shalat Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Kemendagri menunggu laporan resmi dari gubernur. Belum ada permohonan secara resmi yang masuk dan itu harus melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah," kata dia.

Baca juga: Tgk Sarkawi mundur dari jabatan Bupati Bener Meriah

Kemudian untuk proses selanjutnya seperti surat keputusan sebagai tindak lanjut pengunduran diri bupati dan pergantian jabatan dari Tgk Sarkawi tentunya juga menunggu proses resmi masuk ke Kemendagri.

Pada sela pelaksanaan ibadah Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020 lalu, Tgk Sarkawi mengumumkan kepada masyarakatnya tentang dirinya mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan itu disampaikan Tgk Sarkawi ketika memberikan sambutan dalam pelaksanaan shalat Id di halaman Masjid Agung Babussalam, Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah.

Tgk Sarkawi mengundurkan diri sebagai pemimpin di daerah dataran tinggi Gayo itu karena kondisi kesehatannya, ia sedang sakit belum kunjung pulih dan saat ini menjalani berbagai pengobatan.

Baca juga: Aceh laporkan dua pasien sembuh dan satu OTG positif corona

Usai menyampaikan pengunduran dirinya, Sarkawi memohon maaf kepada seluruh masyarakat Bener Meriah atas kekurangan selama dirinya memimpin daerah tersebut.

"Maka pada kesempatan yang mulia ini kami sampaikan bahwa, kami, saya, Tgk Sarkawi, mengundurkan diri sebagai Bupati Bener Meriah, untuk menjalani pengobatan kesehatan diri," ujarnya, menegaskan.

Setelah resmi mundur dari jabatan bupati nantinya, Sarkawi akan fokus mengelola pesantren miliknya di daerah setempat, yang telah ia dirikan sebelum terjun ke dunia politik.

Baca juga: Kemendagri belum terima surat pengunduran diri wakil bupati Nduga

Baca juga: Bupati Indramayu mengundurkan diri karena ayahnya sakit

Baca juga: Bupati Kutai Timur mundur karena ingin jadi guru

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar