Prajurit TNI beri bimbingan belajar anak di perbatasan Indonesia-PNG

id TNI beri bimbingan belajar anak, Satgaspam perbatasan Yonif 411 PDW,belajar anak,Kodam XVII/Cenderawasih

Suasana bimbingan belajar anak yang diberikan prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif 411 PDW di Kampung Kirely, Kabupaten Merauke, wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).(ANTARA Papua/HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

Jayapura (ANTARA) - Prajurit TNI Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) Yonif MR 411/PDW di tengah pandemi COVID-19 memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak Papua di Kampung Kirely, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Kamis.

Dansatgas Yonif MR 411/PDW Mayor Inf Rizky Aditya mengatakan, kegiatan bimbingan belajar anak dilaksanakan personel Pos Bupul 12 yang dipimpin langsung danpos dan beberapa anggota pos.

"Kegiatan bimbingan belajar untuk membantu anak-anak sekolah di sekitar pos yang sedang menerapkan belajar di rumah, dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru di sekolahnya," katanya dalam keterangan tertulis melalui Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih.
Baca juga: Psikolog: Temu kenali potensi anak di tengah pandemi COVID-19

Dansatgas berharap, adanya bimbingan belajar di tengah dampak COVID-19 ini sangat penting untuk membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan anak Indonesia menjadi cerdas dan unggul.

"Hal ini juga merupakan komitmen satgas sejak awal bertugas, untuk bisa meningkatkan prestasi siswa di perbatasan," ujar Mayor Rizky.

Ia menyebut, kegiatan belajar di rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggara pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat COVID-19.

Sudah kurang lebih dua bulan, lanjutnya, anak-anak sekolah di sekitar Pos Bupul 13 belajar di rumah.

"Harapan kita dengan bimbingan belajar ini dapat membantu serta menjadi guru bagi mereka," ujarnya lagi.

Dansatgas juga menambahkan, dalam memberikan bimbingan belajar ini, anggota satgas tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan sebelum dan sesudah belajar serta tetap menggunakan masker.

"Mudah-mudahan dengan adanya bimbingan belajar ini, anak-anak tetap bisa terus berprestasi di tengah situasi pandemi COVID-19, demi meraih cita-cita yang diimpikan," kata Dansatgas itu pula.
Baca juga: Belajar di rumah siswa di Jabar diperpanjang hingga 11 Mei

Pewarta : Muhsidin
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar