Hukum kemarin, kasus Lucinta Luna hingga Zulhas penuhi panggilan KPK

id berita hukum kemarin, Didi Kempot,Zulkifli Hasan, zulhas,wni eks isis,bnn,Lucinta Luna

Ketua BNN Komjen Pol Heru Winarko (kiri) menyerahkan sertifikat Relawan Antinarkoba kepada penyanyi Didi Kempot (kanan) di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, Jumat (14/2/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Jakarta (ANTARA) - Informasi berita hukum penting yang terjadi pada Jumat (14/2) masih menarik untuk disimak, mulai dari Polres Metro Jakarta Barat telah membebaskan tiga rekan Ayluna Putri alias Lucinta Luna karena negatif narkoba hingga mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2009-2014 Zulkifli Hasan (Zulhas) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

1. Negatif narkoba, polisi bebaskan tiga rekan Lucinta Luna

Polres Metro Jakarta Barat telah membebaskan tiga rekan Ayluna Putri alias Lucinta Luna lantaran ketiganya tidak terbukti mengonsumsi narkoba.

Ketiga rekan Lucinta itu diketahui berinisial GD (35), NHAM (22) kekasih Lucinta, dan wanita berinisial DAA (35).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus membenarkan ketiganya dibebaskan dan hanya berstatus sebagai saksi.

Berikut berita selengkapnya disini:

2. Survei kepercayaan publik, Polri tempati posisi kedua

CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan Polri menempati posisi kedua terkait survei kepercayaan publik.

Data itu diperoleh dari hasil survei yang dilakukan lembaga survei Alvara Research Center menyoal kepuasan publik terhadap kinerja lembaga negara di 100 hari kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

"Kepuasan publik terhadap Polri mengalami kenaikan. Polri bahkan menempati posisi kedua kepercayaan publik," kata Hasanuddin Ali melalui siaran pers, Jumat.

Berikut berita selengkapnya disini:

3. BNN kukuhkan Didi Kempot sebagai relawan antinarkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengukuhkan penyanyi Didi Kempot sebagai relawan antinarkoba, karena dinilai memiliki kreativitas yang tinggi dalam berkesenian tanpa menggunakan narkoba, Jumat.

"Didi Kempot kami anggap sebagai bagian dari penggiat antinarkoba, karena beliau telah menunjukkan kreativitas yang tinggi dalam berkesenian tanpa menggunakan narkoba," ujar Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol BNN Sulistyo Pudjo saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Selain itu, Didi juga dianggap sebagai seniman lintas generasi. Dengan menjadikannya sebagai relawan antinarkoba, BNN berharap masyarakat dari segala golongan bisa mencontoh teladan yang ditunjukkan oleh pria bernama asli Dionisius Prasetyo itu.

Berikut berita selengkapnya disini:

4. Soal anak eks WNI ISIS, YLBHI: Data secara betul

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) meminta pemerintah untuk mendata secara pasti keberadaan anak-anak eks warga negara Indonesia (WNI) pernah terindikasi ISIS yang akan dipulangkan.

"Artinya mereka harus tahu jumlah persisnya. Berapa anak-anak, berapa perempuan, dan motivasi masing-masing," kata Ketua Umum YLBHI Asfinawati, di Jakarta, Kamis.

Ia mengkhawatirkan jika tidak didata dan disiapkan penanganan secara tepat justru akan mencerabut anak-anak tersebut dari sosok orang tua mereka.

Berikut berita selengkapnya disini:

5. Zulkifli Hasan penuhi panggilan KPK

Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2009-2014 Zulkifli Hasan (Zulhas) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014.

Zulhas tiba di gedung KPK, Jakarta sekitar pukul 10.05 WIB dan tidak memberikan komentar soal pemeriksaannya.

Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media dan langsung masuk ke lobi gedung KPK.

Sebelumnya pada panggilan pertama Kamis (16/1), Wakil Ketua MPR dan juga Ketua Umum DPP PAN tersebut belum memenuhi panggilan KPK.

Berikut berita selengkapnya disini:

Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar