Jusuf Kalla puji donor darah PMI Kota Pangkalpinang

id Ketum PMI,Donor darah,PMI Pangkalpinang,Jusuf Kalla

Ketua Umum Palang Merah Indonesia, H.M Jusuf Kalla mengunjungi PMI Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin sore (Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Ketua Umum Palang Merah Indonesia, H.M Jusuf Kalla memuji jumla pendonor darah di PMI Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mencapai 11.000 orang untuk mencukupi kebutuhan darah masyarakat daerah itu.

"Saya melihat pelayanan dan pendonor darah di PMI Kota Pangkalpinang cukup bagus," kata kata Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla usai meninjau Kantor PMIK Kota Pangkalpinang, Senin sore.

Pada kunjungan kerja tersebut, Jusuf Kalla meninjau pembangunan dan rehabilitasi Kantor PMI Kota Pangkalpinang dan kesiapan relawan PMI di Ibu Kota provinsi penghasil bijih timah terbesar nomor dua dunia tersebut.

Baca juga: PMI Sultra mendapat bantuan dari Jusuf Kalla Rp5 miliar
Baca juga: JK: Keberadaan PMI sangat penting di tengah masyarakat


"Yang terpenting donor darah dan kesiapan relawan mendonorkan darahnya," ujarnya.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, M Sopian mengatakan hingga saat ini pendonor darah di Kota Pangkalpinang sudah mencapai 11.000 orang dan cukup memenuhi kebutuhan darah pasien di rumah sakit.

"Kita tidak hanya melayani kebutuhan darah pasien di rumah sakit Kota Pangkalpinang, tetapi juga melayani pasien di rumah sakit di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan," katanya.

Baca juga: JK resmikan masjid dan sekolah ramah gempa di NTB
Baca juga: JK dijadwal resmikan sekolah ramah gempa di Lombok Besok


Oleh karena itu, Pemkot Pangkalpinang bersyukur pelayanan PMI sudah cukup baik memenuhi kebutuhan darah pasien di rumah sakit Pulau Bangka.

"Kita berharap dengan adanya kunjungan Bapak Jusuf Kalla dapat memberikan efek yang positif dalam peningkatan relawan pendonor di daerah ini," ujarnya. 

Baca juga: JK: PMI menolong tanpa membeda-bedakan

 

Pewarta : Aprionis
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar