Amcross tinjau lokasi program kesiapsiagaan gempa di Sukabumi

id Amcross,Palang Merah Indonesia ,PMI,PMI Kota Sukabumi

Delegasi dari Amcross, USAID dan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia saat berkunjung ke Markas PMI Kota Sukabumi, Jabar untuk meninjau pelaksanaan program kesiapsiagaan gempa bumi. (ANTARA/Aditya Rohman)

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Palang Merah Amerika Serikat (Amcross) meninjau lokasi program kesiapsiagaan gempa bumi di Kota Sukabumi, Jawa Barat yang merupakan dukungan lembaga tersebut untuk mengurangi dampak risiko jika terjadi gempa.

"Kedatangan kami bersama United States Agency for International Development (USAID) dan Kedutaan Besar AS untuk Indonesia ini bertujuan mengetahui sejauh mana program ini berjalan di Sukabumi," kata Country Reps Amcross/ Kepala Kantor Delegasi Amcross untuk Indonesia dan Asia Pasifik Kendall D RePass di Sukabumi, Minggu.

Menurutnya, peninjauan yang dilakukan pihaknya ini agar program tersebut berjalan secara maksimal di beberapa lokasi yang mendapatkan intervensi program ini.

Pihaknya juga mengapresiasi Palang Merah Indonesia (PMI) khususnya PMI Kota Sukabumi yang secara maksimal menjalankan program ini.

Selain itu, pihaknya ingin mengetahui sejauh mana akses komunikasi khususnya alat telekomunikasi yang dipasang serta fasilitas pendukung lainnya dalam upaya pengurungan risiko bencana gempa bumi.

Ia menambahkan seperti diketahui Indonesia merupakan salah satu daerah rawan gempa bumi, bahkan di 2004 terjadi tsunami di Aceh yang menyebabkan timbulnya sangat banyak korban jiwa.

Baca juga: PMI Amcross dan USAID luncurkan program kesiapsiagaan bencana gempa

Karena itu, dengan adanya program ini pihaknya ingin mengolaborasikan dengan program pemerintah dalam hal pengurangan risiko bencana. Selain itu, dengan dibangunnya kerja sama ini minimalnya bisa mengurangi dampak dari bencana khususnya gempa yang bisa terjadi kapan saja.

"Ada dua daerah yang mendapatkan program ini yakni Kota Sukabumi, Jabar dan Banyuwangi, Jawa Timur yang kedua daerah tersebut sedang melaksanakan kegiatan serupa," tambahnya.

Kendall RePass mengatakan dipilihnya Kota Sukabumi untuk mendapatkan program tersebut karena daerah ini merupakan salah satu daerah paling rawan terjadi bencana gempa bumi sehingga melalui program kesiapsiagaan pihaknya bisa memberikan bantuan melalui PMI dengan melatih sejumlah masyarakat untuk dijadikan relawan.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo berharap program tersebut bisa terlaksana secara berkesinambungan apalagi kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga Sukabumi yang merupakan daerah rawan bencana gempa bumi.

Dengan dibentuknya relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dan melakukan berbagai pelatihan pengurangan risiko bencana diharapkan  bisa meminimalisasikan dampak bencana dan warga pun selalu siap dalam menghadapi bencana kapan saja. 

Baca juga: Sibat PMI Sukabumi dibekali kajian risiko bencana di masyarakat

 

Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar