BRIsyariah ajak milenial Yogyakarta persiapkan ibadah haji sejak dini

id brisyariah,milenial,ibadah haji

Bank BRIsyariah (ANTARA)

Jakarta (ANTARA) - BRIsyariah mengajak milenial di Yogyakarta mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji sejak dini agar bisa menjalankan rangkaian ibadah tersebut dalam kondisi fisik prima.

“Jumlah penduduk muslim di Indonesia sangat besar. Ini membuat antrean haji bisa memakan waktu sampai 20 tahun. Jika mulai menabung di usia muda, Insya Allah ketika dana cukup bisa langsung mendaftar," ujar Kepala Divisi Funding and Digital Banking Division BRIsyariah Wijayanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Wijayanto, membuka tabungan haji dengan setoran awal merupakan soal niat dan jika sudah berniat mempersiapkan diri untuk berhaji, Insya Allah akan dimudahkan. Terkait hal ini BRIsyariah siap membantu generasi muda mewujudkan niatnya untuk berhaji.

Baca juga: HijrahFest Palu 2019, cara BRIsyariah dukung komunitas Muslim muda

Selain itu BRIsyariah juga mengajak masyarakat Yogyakarta untuk membuka tabungan haji bagi anak-anak mereka, agar sang anak dapat menunaikan ibadah haji ketika dewasa nanti dalam kondisi masih prima.

Wijayanto menjelaskan bahwa sebagai ilustrasi ketika orang tua memiliki putra atau putri berusia 1 tahun, kemudian dibukakan tabungan haji dengan setoran awal Rp100.000 maka sang anak akan memiliki langsung buku Tabungan Haji.

Secara rutin saldo tabungan tersebut terus ditambah setiap bulan sebesar Rp200.000 selama 11 tahun, maka di usia 12 tahun sang anak memiliki saldo Tabungan Haji BRISyariah iB sebesar lebih dari 25 juta rupiah yang dapat didaftarkan porsi hajinya.

Berdasarkan aturan, usia minimal untuk mendaftar haji adalah 12 tahun dan dengan asumsi masa tunggu keberangkatan haji adalah 20 tahun maka sang anak akan berangkat haji pada usia 32 tahun ketika kondisinya masih kuat secara fisik.

Baca juga: BRISyariah salurkan KPR subsidi untuk 27.216 rumah sejak 2012

Wijayanto mengatakan bahwa minat milenial Yogyakarta dalam mempersiapkan diri berhaji sangat baik, banyak dari mereka yang langsung membuka rekening Tabungan Haji BRIsyariah iB.

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima. Kesadaran untuk mempersiapkan diri melaksanakan ibadah haji umumnya muncul ketika seseorang sudah memiliki mata pencaharian dan hidup mandiri.

Namun dengan tingginya minat masyarakat Indonesia untuk berhaji, masa tunggu keberangkatan semakin panjang. Di beberapa daerah bahkan mencapai lebih dari 20 tahun.

Akhirnya seseorang seringkali baru berkesempatan pergi haji saat menginjak usia 60 bahkan 70 tahun. Padahal saat usia tidak lagi muda, kondisi fisik pun lebih mudah lelah.

Baca juga: BRIsyariah jalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar