Pemerintah salurkan 1.000 paket konversi bahan bakar pompa petani

id Konverter BBM ke BBG,Kementerian ESDM,Konversi BBM Nelayan,Konversi BBM Petani

Salah satu petani di wilayah Soloraya menggunakan elpiji melon untuk menjalankan pompa air. ANTARA/Aris Wasita.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyalurkan 1.000 paket alat konversi (converter kit) bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk mesin pompa air petani di wilayah Indonesia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan bahwa pada 2019 merupakan tahun pertama untuk penyaluran konverter kit mesin pompa air kepada para petani sasaran tersebut.

"Tahun ini merupakan tahun pertama pelaksanaan. Ada 1.000 paket yang akan didistribusikan ke lima wilayah kabupaten di Indonesia," kata Djoko, dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Konversi BBM ke BBG di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Baca juga: Pertamina sosialisasikan penggunaan elpiji subsidi untuk petani

Djoko menjelaskan lima wilayah kabupaten tersebut adalah, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Malang. Masing-masing kabupaten tersebut akan mendapatkan sebanyak 200 paket konverter kit untuk para petani sasaran.

Paket konverter kit BBM ke BBG untuk mesin pompa air bagi petani sasaran terdiri dari mesin pompa air, konverter kit, selang hisap dan buang, satu buah tabung LPG 3 kg, serta aksesoris pendukung lainnya.

Pada 2020, lanjut Djoko, program tersebut rencananya juga akan terus dilakukan dengan membagikan sebanyak 10.000 paket konverter kit ke delapan provinsi, yakni Provinsi Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Selain itu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Sulawesi Selatan.

"Langkah untuk konversi BBM ke BBG tersebut, kami dukung dengan membagikan paket konverter kit secara gratis kepada nelayan dan petani sasaran," kata Djoko.

Baca juga: Konversi BBM-BBG tekan biaya operasional nelayan

Selain memberikan paket konverter kit kepada para petani, Kementerian ESDM juga memberikan paket tersebut kepada para nelayan. Pada 2016-2018 pemerintah telah mendistribusikan 47.554 unit paket konversi di 73 kabupaten kota.

"Pada 2019, akan didistribusikan paket konversi BBM ke BBG sebanyak 13.305 unit paket untuk 38 kabupaten kota," kata Djoko.

Konverter kit BBM ke BBG untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran terdiri dari beberapa komponen, yakni mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, dua buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya.

Rencananya, pada 2020, akan dibagikan 40.000 unit paket konversi BBM ke BBG untuk nelayan di 26 provinsi diantaranya adalah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Baca juga: Konversi BBM ke BBG diyakini sejahterakan nelayan kecil


Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar