Ciptakan masyarakat sehat Polda Kalsel adakan Bakti Kesehatan Polri

id Bakti kesehatan polri

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Yazid Fanani (kedua kanan) memantau pembersihan tato yang merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian acara Bakti Kesehatan Polri. ANTARA/HO-Polda Kalsel

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Polri sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat serta menciptakan kondisi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Polda Kalsel.

Dari siaran pers Polda Kalsel, Selasa, menyebut acara yang mengusung tema "Kesehatan Bukan Segalanya tetapi Tanpa Kesehatan Segalanya Tidak Akan Berarti" ini dibuka oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Yazid Fanani di Masjid Jami M. Tuhfatur Roghibin, Desa Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Menurut Yazid, kesehatan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan dan untuk mencapai taraf kesehatan yang tinggi dilakukan upaya-upaya kesehatan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif.

Untuk itu Polri turut berkontribusi dalam menangani masalah kesehatan melalui Bakti Kesehatan Polri yang dilaksanakan serentak di 34 polda se-Indonesia. Pelayanan kesehatan mulai dari pengobatan umum, pengobatan gigi, operasi katarak, dan pembagian sembako.

Sebelum pelaksanaan kegiatan puncak Bakti Kesehatan, Polda Kalsel juga sudah melaksanakan serangkaian kegiatan yang sama dan dilaksanakan secara beruntun dimulai sejak Oktober 2019, di antaranya kegiatan donor darah sebanyak 73 donor, pemeriksaan kesehatan dan pembersihan telinga para penghuni di panti-panti jompo serta pemberian bingkisan kepada 110 orang.

Baca juga: Polda Sulut gelar bakti kesehatan di Minahasa

Selain itu, operasi katarak dan operasi bibir sumbing di RS Bhayangkara Banjarmasin sebanyak 10 orang, pemeriksaan IVA 36 orang, sunatan massal 300 orang, eradikasi scabies di Lapas Teluk Dalam dan pondok pesantren sebanyak 671 orang, dan mengunjungi masyarakat yang kurang mampu sebanyak lima pasien.

Berikutnya, usaha kesehatan gigi dan mulut serta perilaku hidup sehat bersih di sekolah-sekolah taman kanak-kanak sebanyak 320 siswa serta pembersihan tato sebanyak 30 orang.

Tidak hanya Polda Kalsel, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh polres jajaran dan kegiatan berlangsung sampai 20 Oktober 2019.

Sementara itu, pada puncak Bakti Kesehatan hari ini dilaksanakan berbagai kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti sunatan, konsultasi, dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis, pengobatan dokter umum dan dokter gigi, pelayanan dan tindakan KB, pembersihan/penghilangan tato, donor darah, operasi katarak dan bibir sumbing.

Yazid Fanani pun menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan instansi kesehatan terkait, di antaranya Dinkes Provinsi Kalsel dan Kota Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, Jasa Raharja, TNI, RSGM, BKKBN, PDGI, Perdoski, dan PMI Cabang Banjarmasin atas dukungan dan bantuannya sehingga kegiatan Bakti Kesehatan Polri dapat terselenggara dengan baik.

Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar