Udara Jakarta masih tidak sehat, Minggu

id Polusi Jakarta,Udara Jakarta

Kabut polusi udara menyelimuti kawasan Jakarta, Selasa (8/10/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Jakarta (ANTARA) - Hari Minggu, udara tidak sehat masih melingkupi atmosfer di DKI Jakarta sehingga bertengger di peringkat kelima dari total 89 kota besar di dunia, berdasarkan parameter kualitas udara AirVisual.

Pantauan pukul 12.51 WIB, kualitas udara DKI Jakarta berada pada level warna merah dengan parameter Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di angka 165 atau dalam kategori tidak sehat.

Indikator AirVisual juga memperlihatkan kualitas udara Jakarta tidak sehat bagi semua orang karena memiliki parameter polutan PM2.5 dengan konsentrasi 83,3 ug/m3.

Baca juga: Jumat pagi kualitas udara Jakarta turun peringkat keempat terburuk

Sehingga disarankan untuk menutup jendela, meminimalisir kegiatan luar rumah, menggunakan pemurni udara dan menggunakan masker jika harus berkegiatan di luar rumah.

Untuk suhu udara, Jakarta pada Minggu siang ini di laman yang sama diketahui bersuhu 32 derajat Celsius dengan tekanan 1010 mb dan kecepatan angin 11,2 kilometer per jam.

Kota terpolutan pada Minggu ini, adalah Kabul, Afganistan dengan kualitas udara 192 yang dicatat AirVisual terkategori tidak sehat, disusul Lahore, Pakistan (187); Kuwait (177); Delhi, India (175).

Baca juga: Selasa, udara Jakarta tak sehat kedua di dunia

Pemerintah DKI Jakarta sendiri telah merespons permasalahan polusi udara Jakarta dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di Ibu Kota.

Instruksi tersebut selanjutnya diimplementasikan melalui kebijakan perluasan wilayah rekayasa lalu lintas dengan plat nomor ganjil-genap, guna menekan populasi kendaraan sebagai salah satu pemicu polusi.

Jakarta juga melakukan uji emisi secara rutin hingga membatasi usia pakai kendaraan yang akan melintas di wilayah setempat.

Baca juga: Senin pagi, Jakarta kota terpolusi keempat dunia

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengintensifkan pengawasan terhadap pabrik yang berpotensi melanggar aturan lingkungan hingga mengintensifkan penghijauan di sejumlah titik kawasan.

Serta mengkampanyekan penggunaan sepeda untuk kegiatan sehari-hari dan penggunaan transportasi umum.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar