Truk bermuatan melinjo terjun ke sungai, 2 meninggal

id kecelakaan lalu lintas,truk terjun ke sungai,polresta bandarlampung

Dua orang meninggal pada kejadian jatuhnya truk bermuatan tangkil (melinjo) yang jatuh ke sungai Kaliakar pada Sabtu malam (12/10/2019). ANTARA/Dian Hadiyatna/am.

Bandarlampung (ANTARA) - Dua orang meninggal pada peristiwa terceburnya truk bermuatan melinjo ke Sungai Kaliakar di Jalan Saleh Imba Kesuma, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung, Sabtu malam (12/10) dan sembilan lainnya luka-luka.

"Pada kecelakaan tunggal ini dua orang meninggal dunia setelah dibawa ke RS Daerah Tjokrodipo Bandarlampung," kata Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP Reza Khomeini, di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan bahwa korban jiwa pada kecelakaan tersebut ada sebelas orang, selain dua yang meninggal, ada tujuh orang luka ringan dan dua orang lainnya luka berat.

Ia menjelaskan, pada kejadian Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB tersebut truk boks Fuso dengan Nopol D 8867 CV   itu melaju dari arah Batu Putu hendak ke Pasar Tamin, namun saat di jalan Saleh Raja Kusuma Teluk Betung Selatan di dekat PT Great, rem kendaraan tersebut diduga blong.

Baca juga: Tergulung hingga kolong truk, pengendara sepeda motor selamat

Ditambah lagi, lanjutnya, kondisi jalan tersebut menurun dan menikung sehingga sopir kehilangan kontrol.

"Kendaraan itu sempat menabrak pagar pembatas jalan sebelum terjun ke dalam sungai dengan ketinggian 8-10 meter dari atas jalan," kata dia.

Pantauan di lokasi mobil truk warna biru yang jatuh ke sungai Kaliakar pada Sabtu malam tersebut masih belum dievakuasi dan masih dalam penjagaan kepolisian.

Identitas semua korban tersebut yakni, Jasmani (18) dan Kasturah (54) yang statusnya meninggal dunia. Sedangkan untuk yang luka berat bernama Suradi dan Sukrawi masih dalam perawatan.

Kemudian untuk yang luka ringan Devi Reza Sakti, Heriyadi, Muslik, Yusrizal, Daman, Iwan dan Beni Irawan.

Baca juga: Bus terguling di Nganjuk delapan orang alami luka-luka
 

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar