Perbanyak wisatawan mancanegara, pariwisata Gunung Bromo dioptimalkan

id Emil Dardak,Bromo Tengger Semeru,Gunung Bromo,Wakil Gubernur Jawa Timur

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (ANTARA/Vicki Febrianto)

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak mendorong optimalisasi sektor pariwisata Bromo Tengger Semeru, yang diharapkan mampu mendatangkan wisatawan mancanegara ke wilayah Malang Raya.

Emil menjelaskan, wilayah Malang Raya yang merupakan gabungan dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari wisata Bromo Tengger Semeru, sehingga, memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan.

"Jadi, wisatawan yang ke Bromo juga ingin menikmati wisata di Malang Raya. Bukan hanya ke Bromo melihat matahari terbit, berfoto, dan kemudian selesai," kata Emil, pada Brawijaya Tourism Forum, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Emil menjelaskan, para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Gunung Bromo diharapkan bisa menghabiskan lebih banyak waktu di wilayah Malang Raya. Malang Raya sendiri memiliki berbagai potensi wisata seperti budaya, kuliner, industri kreatif, agrowisata, dan lainnya.

Selama ini, para wisatawan mancanegara yang menikmati keindahan Gunung Bromo menghabiskan waktu tidak terlalu lama di wilayah Malang Raya. Kebanyakan, mereka langsung melanjutkan perjalanan untuk berwisata di Pulau Bali.

"Kami berharap Malang Raya bisa menambah efektivitas Gunung Bromo, supaya para wisatawan mancanegara bisa tinggal lebih lama," ujar Emil.
Baca juga: Emil jamin kereta gantung Bromo tidak ganggu keberlangsungan usaha

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan salah satu prioritas yang akan dijadikan destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Pemerintah pusat memberikan dukungan penuh untuk pengembangan kawasan Bromo Tengger Semeru.

Untuk menuju Gunung Bromo, ada empat pintu masuk yakni melalui Penanjakan Pasuruan, Cemorolawang Probolinggo, dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta satu pintu masuk lainnya melalui Pendakian Ranu Pane, Lumajang.
Baca juga: Banjir lahar dingin kaldera tak terkait dengan erupsi Gunung Bromo

Jarak dari Kota Malang menuju Gunung Bromo kurang lebih 37 kilometer. Dengan letak yang cukup dekat tersebut, menjadikan wilayah Malang Raya, memiliki peluang untuk menangkap potensi wisata yang ada.

Wilayah Malang Raya sendiri, merupakan salah satu destinasi tujuan wisata favorit khususnya pada saat musim libur panjang. Potensi wisatawan yang datang ke wilayah tersebut, memang tercatat cukup tinggi.
Baca juga: PVMBG: Aktivitas Gunung Bromo kembali menurun pascaerupsi

Kota Malang memiliki potensi wisata perkotaan termasuk wisata budaya sejarah, Kabupaten Malang dengan wisata alam, dan Kota Batu dengan wisata alam dan berbagai wisata buatan.

Secara keseluruhan, wilayah Malang Raya dikunjungi kurang lebih 10 juta wisatawan per tahunnya, namun masih didominasi wisatawan dalam negeri.

Baca juga: BJ Habibie wafat - Emil Dardak idolakan sosok Habibie sejak kecil


Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar