Ganjil-genap, Dishub Jakarta Timur siagakan 68 personel

id Ganjil genap, Jakarta Timur, Dishub, kawasan ganjil genap, Andreas

Mobil melintas di ruas Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Minggu (8/9/2019). Kawasan tersebut masuk dalam program perluasan rekayasa arus lalu-lintas ganjil genap yang mulai diterapkan sanksi tilang pada Senin (9/9/2019). ANTARA/Andi Firdaus

Jakarta (ANTARA) -
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur mengerahkan 68 petugas untuk bersiaga di empat ruas jalan yang diberlakukan rekayasa lalu-lintas ganjil genap, Senin pagi (9/9).
 
"Petugas kami ditempatkan di Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Pramuka," kata Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman, di Jakarta, Minggu.
 
Menurut dia empat lintasan tersebut mulai diberlakukan sanksi penilangan terhadap pelanggar aturan ganjil genap mulai besok pagi, setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi.
 
Andreas mengatakan seluruh personel akan bersiaga mulai pukul 06.00 WIB pada titik yang ditentukan, dengan pendampingan dari polisi lalu lintas.

Juga baca: Imbas ganjil-genap, distributor terlambat kirim pasokan elpiji

Juga baca: Dishub Jakarta keluarkan 231 stiker disabilitas untuk ganjil-genap

Juga baca: Dishub: Ganjil-genap tidak berlaku untuk kendaraan pengangkut migas
 
"Untuk prasarana dan sarana pendukung sudah siap, serta anggota petugas plotingan sudah disiapkan sejak dari masa sosialisasi," ujarnya.
 
Petugas tersebut ditempatkan di 23 titik persimpangan jalan menuju dan keluar dari kawasan ganjil genap.
 
Pihaknya juga telah melengkapi titik persimpangan dengan rambu larangan melintas yang disesuaikan dengan tanggal dan plat nomor polisi akhir kendaraan.
 
 
"Kendaraan yang masuk atau keluar di pertigaan dengan plat nomor yang tidak sesuai dengan tanggal akan ditilang," katanya.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar