Delapan peserta sespimti polri bahas perbatasan dan pariwisata

id sespimti

Para peserta sespimti foto bersama dengan para pejabat Pemprov Sulut. (1)

Manado (ANTARA) - Sebanyak delapan peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-28 tahun 2019 mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (20/8) membahas tentang perbatasan dan pariwisata.

"Pertemuan antara pemerintah provinsi dengan peserta sespimti membahas sejumlah topik di antaranya mengenai daerah perbatasan dan sektor pariwisata," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen di Manado.

Dari 15 wilayah kabupaten dan kota di provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa itu, dua wilayah kabupaten yaitu Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud memiliki pulau berbatasan dekat dengan negara tetangga Filipina.

Baca juga: Peserta Sespimti Polri mengunjungi Kantor Imigrasi Manado

Kedua pulau tersebut yaitu Marore (Kabupaten Kepulauan Sangihe) dan Miangas (Kabupaten Kepulauan Talaud).

Pemerintah provinsi mengapresiasi perhatian pimpinan Polri yang telah mempercayakan Sulut menjadi salah satu lokasi KKDN dari para calon perwira tinggi Polri, ujarnya.

"Kami memberikan apresiasi atas kepercayaan ini. Sejauh ini Sulut telah membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang mampu menjaga stabilitas keamanan, sehingga berbagai program kerja bidang pemerintahan dan pembangunan mampu diwujudnyatakan," katanya.

Ketua Tim KKDN Sespimti Brigjen Pol. Daniel Pasaribu mengatakan sespimti merupakan sekolah untuk menyiapkan pimpinan Polri ke depan.

"Sespimti ini akan menyiapkan pimpinan-pimpinan Polri ke depan. Ini sudah tingkat tinggi, yang peserta didiknya itu sudah berpangkat Kombes senior yang persiapan Jenderal. Salah satu kegiatan dalam kalender akademis adalah tugas KKDN," ujarnya.

 

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar