
Pemkab Muara Enim fokus cegah karhutla meluas di Gelumbang

Muara Enim (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Sumarni, meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (26/8).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim terhadap masyarakat sekaligus upaya memastikan penanganan Karhutla berjalan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023, Pemkab Muara Enim telah memobilisasi personel gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar).
Petugas dibekali sarana pendukung penanggulangan karhutla, seperti sepeda motor trail, tandon air, dan mobil angkutan air, guna menjangkau lokasi kebakaran yang jauh dari sumber air.
Dalam peninjauan tersebut, Plt. Bupati hadir bersama anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Mukarto, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, Kepala Dinas Sosial Lido Septontoni, Kepala BPBD H. Abdurrozieq Putra, serta Camat Gelumbang Herry Mulyawan.
Sumarni menyampaikan bahwa Pemkab Muara Enim akan memberikan bantuan berupa traktor di setiap kecamatan. Alat mesin pertanian ini dapat digunakan oleh masyarakat secara gratis untuk membuka lahan baru tanpa harus membakarnya. Pengadaan traktor tersebut dianggarkan secara bertahap menyesuaikan efisiensi anggaran transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
Selain itu, Plt. Bupati mengimbau masyarakat, khususnya di Kecamatan Gelumbang dan Sungai Rotan yang menjadi titik panas (hotspot) di Kabupaten Muara Enim, untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Ia juga meminta warga, terutama anak-anak, menjaga kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Muara Enim turut menyerahkan bantuan logistik kepada warga Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang.
Pewarta: Pewarta Sumsel
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
