
Pemkab Muara Enim siapkan ekskavator untuk buka lahan tanpa membakar

Muara Enim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, melalui Dinas Perkebunan menyiagakan lima unit ekskavator untuk memfasilitasi masyarakat dalam membuka dan meratakan lahan perkebunan tanpa menggunakan cara membakar.
Penyediaan alat berat tersebut disebar di lima wilayah berdasarkan daerah pemilihan (dapil) sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengurangan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim Sumarni kepada Camat Rambang Niru di Desa Manunggal Makmur pada akhir Juli lalu.
"Langkah ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mencegah munculnya titik panas (hotspot), sekaligus memberikan solusi konkret kepada petani yang membutuhkan pembukaan lahan," ujar Sumarni di Muara Enim, Minggu.
Menurut Sumarni, pencegahan karhutla harus dilakukan sejak dini dengan memberikan metode alternatif. Mitigasi bencana tidak cukup hanya berupa imbauan, melainkan memerlukan fasilitas nyata yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Ia menegaskan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Muara Enim Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, seluruh pemangku kepentingan dan warga wajib mendukung upaya pengendalian karhutla.
Penanganan bencana ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat dapat memanfaatkan ekskavator tersebut secara gratis dengan berkoordinasi melalui pemerintah desa dan kecamatan setempat. Program yang menjadi bagian dari 20 program strategis RPJMD Kabupaten Muara Enim ini rencananya akan ditambah unitnya pada tahun anggaran mendatang agar jangkauannya lebih luas.
Guna meningkatkan kesiapsiagaan, Pemkab Muara Enim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah menetapkan status siaga darurat serta mengaktifkan posko siaga di sejumlah wilayah rawan Karhutla, seperti Kecamatan Gelumbang, Sungai Rotan, dan Muara Belida.(***)
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
