
Manggala Agni lakukan pemadaman lanjutan karhutla di empat lokasi Sumsel

Palembang (ANTARA) - Manggala Agni masih melakukan pemadaman lanjutan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah lokasi di Sumatera Selatan (Sumsel).
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Ferdian Krisnanto di Palembang, Selasa, mengatakan dari delapan lokasi karhutla yang ditangani Manggala Agni, empat lokasi masih membutuhkan penanganan lanjutan.
"Masih ada beberapa titik yang membutuhkan pemadaman lanjutan hari ini, terutama di wilayah OKI, Banyuasin, dan Muara Enim," katanya.
Ia menjelaskan penanganan karhutla dilakukan di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Banyuasin, dan Ogan Ilir.
Untuk wilayah kerja Daops OKI, terdapat dua lokasi yang menjadi fokus pemadaman lanjutan yaitu di Lebak Pancur, Kedaton, Kayu Agung, dengan estimasi luas lahan terbakar sekitar delapan hektare dan Lebung Batang di Kecamatan Pangkalan Lampam dengan estimasi luas lahan terbakar sekitar enam hektare.
Kemudian, wilayah kerja Daops Lahat, karhutla di Desa Sukajaya, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, dengan estimasi luas sekitar 2,5 hektare juga masih memerlukan pemadaman lanjutan.
Personel Manggala Agni membantu penanganan karhutla di Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Proses pemadaman masih berlangsung dan luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan.
Proses pemadaman di wilayah OKI menghadapi sejumlah kendala karena lokasi kebakaran didominasi lahan gambut dengan bahan bakaran yang cukup melimpah. Kondisi tersebut membuat api berpotensi bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali muncul meskipun api di permukaan telah dipadamkan.
"Karakteristik lahan gambut, keterbatasan sumber air, akses menuju lokasi, serta angin kencang menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman," jelasnya.
Menurutnya, akses menuju sejumlah lokasi kebakaran juga cukup sulit, sementara ketersediaan sumber air mulai terbatas. Kondisi angin kencang pada siang hari turut meningkatkan potensi penyebaran api.
Operasi pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan, TNI, Polri, serta dukungan helikopter untuk water bombing. Dukungan tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian dan mencegah meluasnya kebakaran ke area lain.
Ferdian menambahkan sejumlah titik karhutla lainnya telah berhasil dipadamkan, antara lain di Tanjung Lubuk, OKI, dengan luas lahan terbakar sekitar 10 hektare dan Cinta Jaya di Kecamatan Pedamaran seluas empat hektare.
Karhutla di Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, seluas sekitar 1,5 hektare yang sebelumnya kembali meluas akibat api kembali menyala. Sedangkan, kondisi karhutla di Arisan Jaya, Kabupaten Banyuasin, masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganannya.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
