
Manggala Agni lanjutkan pemadaman karhutla di tiga lokasi Sumsel

Palembang (ANTARA) - Manggala Agni bersama tim gabungan masih melanjutkan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga lokasi di Sumatera Selatan dengan total luas lahan terbakar mencapai 22 hektare.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto di Palembang, Senin, mengatakan tiga lokasi tersebut berada di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI).
"Tim gabungan masih terus melakukan penanganan di lapangan. Untuk beberapa lokasi, api belum padam sepenuhnya dan masih menyisakan asap sehingga dilakukan pemadaman serta mopping up lanjutan agar tidak kembali meluas," katanya.
Salah satu lokasi karhutla berada di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, dengan luas lahan terbakar sekitar delapan hektare.
Dari luasan tersebut, sekitar empat hektare telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat titik api yang berada jauh dari jangkauan petugas sehingga pemadaman lanjutan masih dilakukan.
Lahan yang terbakar merupakan belidang dan semak belukar dengan jenis tanah rawa di area areal penggunaan lain (APL).
"Di lokasi ini masih menyisakan titik api yang jauh dari jangkauan dan akan dilanjutkan pemadaman. Personel terdiri dari Manggala Agni Daops Sum-XIV/Banyuasin, BPBD OI, TNI, dan Polri," ujarnya.
Sementara itu, karhutla di Desa Palau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, membakar lahan gambut masyarakat seluas sekitar 10 hektare. Vegetasi yang terbakar meliputi karimunting, belidang, gelam, akasia dan semak belukar.
Tim Manggala Agni bersama BPBD melakukan pemadaman menggunakan tiga unit mesin mini striker dengan memutus jalur rambatan api dari sisi kanan area kebakaran.
Petugas telah berhasil memadamkan sekitar 1,5 hektare lahan. Namun, hingga akhir operasi masih ditemukan titik-titik asap kecil sehingga diperlukan mopping up lanjutan.
Karhutla juga terjadi di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, dengan luas lahan terbakar sekitar empat hektare. Lahan gambut masyarakat tersebut ditumbuhi semak belukar, gelam, purun dan sawit.
Petugas gabungan dari Manggala Agni, BPBD OKI, RPK Gading, TNI dan Polri telah memadamkan sekitar dua hektare lahan. Namun, api masih ditemukan di sejumlah titik.
Asap putih juga masih terlihat karena kebakaran terjadi pada lapisan permukaan hingga bawah gambut. Kondisi tersebut semakin menyulitkan pemadaman karena sumber air dari kanal mulai menyusut.
Ferdian mengatakan karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah.
"Untuk lahan gambut, proses pemadaman memang membutuhkan waktu lebih lama karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah," katanya.
Sementara itu, karhutla di Desa Teluk Kecapi, Ogan Ilir, Desa Sungai Menang, OKI, dan Desa Simpang Empat, OKI, yang bersebelahan dengan jalan tol telah berhasil dipadamkan. Total enam hektare lahan yang terbakar sudah padam.
Manggala Agni dan tim gabungan masih melakukan pemantauan serta mopping up di lokasi yang belum sepenuhnya padam guna memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Manggala Agni lanjutkan pemadaman karhutla di tiga lokasi Sumsel
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
