
Errol Spence umumkan gantung sarung tinju usai kalah dari Tim Tszyu

Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas welter (66,6 kg) World Boxing Council (WBC) Errol Spence Jr secara resmi mengumumkan gantung sarung tinju setelah kekalahannya dari Tim Tszyu pada pertarungan kelas menengah (72,6 kg) di Sydney, Australia.
"Spence meninggalkan dunia tinju dengan warisan yang dibangun atas dasar bakat, disiplin, dan kemenangan besar di divisi kelas welter," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Sejak menjadi petinju profesional setelah mewakili Amerika Serikat di Olimpiade London 2012, Errol yang kini berusia 36 tahun dianggap sebagai salah satu petinju paling komplet dalam tinju modern.
Spence meraih gelar juara dunia pertamanya di tinju profesional saat merebut sabuk kelas welter International Boxing Federation (IBF) dengan kemenangan technical knockout (TKO) atas Kell Brook pada Mei 2017.
Kemudian, perjalanannya bersama WBC mencapai momen penting pada tahun 2019 ketika ia mengalahkan Shawn Porter dalam pertarungan penyatuan gelar yang tak terlupakan untuk merebut juara di Kejuaraan Dunia Kelas Welter WBC.
Kemenangan itu mengukuhkan posisinya di antara petinju elit dunia. Selama masa kejayaannya, petinju berjuluk "The Truth" itu berhasil mempertahankan gelar melawan lawan-lawan papan atas, termasuk Danny Garcia dan Yordenis Ugas.
Kemenangan atas Ugas memungkinkannya untuk menambahkan gelar juara dunia lainnya ke koleksinya dan semakin mendekati tujuannya untuk menjadi juara kelas welter tak terbantahkan.
Puncak karirnya terjadi pada Juli 2023 ketika ia menghadapi Terence Crawford dalam pertarungan bersejarah untuk memperebutkan gelar juara kelas welter tak terbantahkan.
Meskipun ia mengalami kekalahan malam itu, Spence telah mengamankan tempatnya di antara para juara hebat di era modern.
Di luar prestasinya di atas ring, Spence dikagumi karena berhasil mengatasi tantangan pribadi yang signifikan, termasuk kecelakaan mobil serius pada tahun 2019 yang menimbulkan keraguan tentang masa depan karirnya.
Keberhasilannya kembali ke kompetisi elite semakin memperkuat reputasinya sebagai atlet dengan tekad yang luar biasa.
WBC menyatakan bahwa dengan pensiunnya Spence, dunia tinju mengucapkan selamat tinggal kepada seorang juara yang meninggalkan jejak tak terhapuskan di divisi kelas welter dan dalam sejarah WBC. Warisan petinju yang memiliki rekor 28 kemenangan dan dua kekalahan tetap abadi sebagai contoh keunggulan, ketekunan, dan kehebatan dalam olahraga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Errol Spence umumkan gantung sarung tinju usai kalah dari Tim Tszyu
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
