
Dukung Program 100.000 Sultan Muda, Bank Sumsel Babel perluas akses pembiayaan UMKM

Palembang (ANTARA) - Bank Sumsel Babel (BSB) memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan muda di Sumatera Selatan melalui dukungan pada Program Strategis 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan.
Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan Bincang Santai bertemakan "Dukungan Industri Jasa Keuangan untuk Program Strategis 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan" yang mempertemukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bank Sumsel Babel, dan para pelaku industri jasa keuangan (IJK) di Palembang, Jumat (24/7/2026).
Melalui forum kolaboratif ini, Bank Sumsel Babel berperan aktif memperluas inklusi keuangan, meningkatkan literasi finansial, serta membuka akses pembiayaan yang aman dan berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun calon wirausaha muda.
Partisipasi aktif tersebut merupakan bentuk nyata peran bank pembangunan daerah (BPD) dalam mendorong agenda pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai layanan dan solusi keuangan BSB diharapkan menjadi fondasi bagi para wirausahawan muda untuk mengembangkan usaha berkelanjutan di tengah transformasi ekonomi digital.
Selain membahas akses pembiayaan, forum ini menjadi ruang dialog interaktif antara regulator, industri jasa keuangan, dan pelaku wirausaha muda untuk memetakan tantangan serta peluang bisnis. Kolaborasi erat tersebut ditargetkan mampu memicu lahirnya kebijakan dan dukungan yang adaptif bagi kebutuhan generasi muda.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan merupakan inisiatif strategis Pemprov Sumsel untuk mencetak generasi wirausaha baru.
"Program ini bertujuan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui inovasi," katanya.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhamad Suryadi mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi daerah membutuhkan keterlibatan dan sinergi yang kuat antara pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat.
"Membangun generasi wirausaha tidak cukup hanya dengan memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan ekosistem yang mampu mendampingi, mengedukasi, dan memperkuat daya saing mereka. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera," ujar Muhamad Suryadi.
Melalui sinergi berkelanjutan, Bank Sumsel Babel optimistis Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan mampu melahirkan pengusaha muda unggul yang memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.***
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
