Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkot Palembang tingkatkan layanan koperasi digital perluas akses pasar

Rabu, 22 Juli 2026 08:46 WIB
Image Print
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palembang Isnaini Madani. (ANTARA/HO/Diskominfo Palembang)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan meningkatkan layanan koperasi berbasis digital untuk memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing usaha.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palembang Isnaini Madani di Palembang, Selasa menyampaikan bahwa pihaknya menegaskan komitmen dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang modern, sehat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, pemerintah kota terus mendorong pengembangan koperasi melalui program pembinaan, pendampingan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta percepatan digitalisasi koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi di era transformasi digital.

"Koperasi tidak lagi cukup hanya bertumpu pada pola usaha konvensional," katanya.

Menurutnya, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan permodalan, serta mengembangkan unit usaha yang memiliki daya saing tinggi.

“Koperasi harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan tata kelola, memperkuat permodalan, serta mengembangkan usaha yang berdaya saing agar tetap relevan dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya,” tegasnya.

Pemerintah Kota Palembang menilai digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi layanan koperasi, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing usaha anggota.

Melalui pendampingan yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM, koperasi didorong memanfaatkan teknologi digital mulai dari pencatatan keuangan berbasis aplikasi, layanan simpan pinjam digital, hingga pemasaran produk anggota melalui platform daring.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang inklusif dan berbasis teknologi, sehingga koperasi tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga pusat pengembangan usaha produktif bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian, kata dia, terdapat tiga koperasi dengan predikat kesehatan terbaik di Kota Palembang yaitu Koperasi Konsumen Karyawan Patra RU III, Koperasi Konsumen Maritim Wijaya Kusuma dan Koperasi Konsumen Sekolah Islam Terpadu Al-Furqon.

Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, serta transformasi digital, Pemerintah Kota Palembang optimistis koperasi akan semakin tangguh menghadapi tantangan ekonomi dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang modern, sehat, dan terpercaya.

“Kami berharap koperasi di Kota Palembang terus tumbuh, sehat, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026