Logo Header Antaranews Sumsel

Polda Sumsel buka Pendidikan dan Pembentukan Bintara SPKT 2026 di SPN Betung

Senin, 20 Juli 2026 14:06 WIB
Image Print
Upacara pembukaan pendidikan Bintara Polri dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumsel, Betung, Kabupaten Banyuasin, Senin (20/7/2026). ANTARA/HO-Polda Sumsel

Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) secara resmi memulai Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Kemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kualitas pelayanan publik institusi kepolisian.

Upacara pembukaan pendidikan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumsel, Betung, Kabupaten Banyuasin, Senin.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana saat membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol R Z Panca Putra S mengatakan pendidikan ini dilaksanakan serentak selama lima bulan dengan diikuti sebanyak 4.792 peserta didik di seluruh Indonesia.

"Pendidikan ini merupakan proses transformasi pengetahuan, keterampilan, karakter, mental, dan budaya kerja agar setiap lulusan benar-benar siap menjalankan tugas sebagai pelaksana utama pelayanan kepolisian, khususnya pada SPKT," kata Rony.

Ia menjelaskan Diktuk Bintara TA 2026 mengusung tema "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif".

Melalui tema tersebut, setiap personel Polri dituntut memiliki moralitas dan integritas yang kuat, kemampuan berpikir analitis, serta menguasai perkembangan teknologi termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai personel yang nantinya bertugas di garda terdepan, para peserta didik dipersiapkan untuk mampu menerima laporan masyarakat secara cepat, berkomunikasi dengan santun, memberikan kepastian pelayanan, serta menjunjung tinggi prinsip pelayanan yang humanis.

Usai memimpin upacara, Wakapolda Sumsel melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pendidikan di lingkungan SPN Polda Sumsel, mulai dari kebersihan barak, kelengkapan barang inventaris, hingga kesiapan sarana dan prasarana penunjang.

Rony juga mengunjungi Poliklinik SPN Polda Sumsel untuk memantau langsung kondisi kesehatan para siswa yang sedang menjalani perawatan medis guna memberikan motivasi agar mereka dapat kembali mengikuti rangkaian pendidikan secara optimal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyatakan pihaknya berkomitmen menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan humanis untuk melahirkan Bhayangkara Presisi.

"Kami ingin melahirkan personel yang memiliki integritas, kompetensi, serta siap menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Nandang.

Melalui program Diktuk Bintara Kemampuan SPKT 2026 ini, Polda Sumsel optimistis dapat mencetak personel Polri yang unggul secara akademik, memiliki karakter kuat, adaptif terhadap teknologi modern, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026