Logo Header Antaranews Sumsel

Topang energi Sumbagsel, Kilang Plaju Palembang perkuat budaya keselamatan kerja

Sabtu, 18 Juli 2026 11:58 WIB
Image Print
Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) I Ketut Laba dan Vice President HSSE SPMS Sigit Pudyoko meninjau implementasi aspek keselamatan di Kilang Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026). (ANTARA/HO/RU3)

Palembang (ANTARA) - Kilang Pertamina Plaju terus menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sejak berdiri satu abad lebih di tepian Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan.

Dengan kapasitas desain pengolahan mencapai 120 MBPOD, Kilang Plaju senantiasa memperkuat implementasi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai fondasi operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diperkuat melalui sinergi antara Kilang Plaju dan fungsi HSSE PT Pertamina (Persero) untuk memastikan aspek keselamatan berjalan konsisten di seluruh lini operasional.

Penguatan budaya HSSE menjadi salah satu fokus pembahasan saat Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) I Ketut Laba dan Vice President HSSE SPMS Sigit Pudyoko meninjau implementasi aspek keselamatan di Kilang Plaju, Jumat (17/7/2026).

Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) I Ketut Laba menegaskan bahwa Visible Safety Culture atau budaya keselamatan yang nyata harus menjadi nilai yang hidup dalam setiap aktivitas kerja.

"HSSE bukan sekadar kepatuhan terhadap standar, tetapi merupakan nilai yang harus menjadi bagian dari cara berpikir dan bertindak setiap pekerja. Kepedulian terhadap keselamatan diri, rekan kerja, aset perusahaan, dan lingkungan menjadi fondasi untuk mewujudkan operasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan," kata I Ketut Laba.

Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) I Ketut Laba dan Vice President HSSE SPMS Sigit Pudyoko berfoto bersama seusai meninjau implementasi aspek keselamatan di Kilang Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026). (ANTARA/HO/RU3)


Ia menambahkan, peningkatan pemahaman terkait bahaya, persepsi risiko, perubahan perilaku, pengelolaan risiko pekerjaan, pembelajaran dari kejadian masa lalu, penataan lingkungan kerja, serta aspek pengawasan menjadi fokus utama dalam mendongkrak kinerja keselamatan perusahaan.

Sementara itu, Executive General Manager RU III Plaju Khabibullah Khanafie mengatakan bahwa implementasi HSSE merupakan bagian tidak terpisahkan dari seluruh proses bisnis di Kilang Plaju. Menjaga keselamatan pekerja dan keandalan operasi menjadi tanggung jawab bersama yang terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi, disiplin operasional, serta budaya saling peduli.

"Keandalan operasional hanya dapat dicapai apabila diawali dengan budaya keselamatan yang kuat. Karena itu, Kilang Plaju terus berupaya membangun lingkungan kerja yang aman melalui penerapan standar HSSE secara konsisten, penguatan kepemimpinan keselamatan, serta keterlibatan aktif seluruh pekerja dalam mengelola risiko," ujar Khanafie.

Melalui langkah tersebut, Kilang Plaju optimistis dapat terus menjaga keandalan operasional sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menyokong ketahanan energi nasional, yang sejalan dengan arah pembangunan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) I Ketut Laba dan Vice President HSSE SPMS Sigit Pudyoko meninjau implementasi aspek keselamatan di Kilang Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026). (ANTARA/HO/RU3)




Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026