
Sumsel targetkan vaksinasi PMK 41 ribu dosis

Palembang (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan menargetkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) 41 ribu dosis hingga akhir 2026, sebagai upaya pencegahan penyakit PMK terhadap hewan ternak sapi, kambing, dan kerbau.
"Kegiatan pelayanan vaksinasi itu dilakukan dua tahap yakni semester pertama 2026 telah direalisasikan 20 ribu dosis dan semester kedua 21 ribu dosis," kata Kepala DKPP Sumsel Ruzuan Effendi di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, kegiatan vaksinasi PMK itu dilakukan di sentra peternakan sapi, kambing, dan kerbau di 17 kabupaten dan kota provinsi setempat.
Kegiatan vaksinasi PMK pada tahap kedua ini akan lebih dioptimalkan lagi sehingga hewan ternak di provinsi itu terbebas dari penyakit mulut dan kuku, katanya.
Menurut Ruzuan, kegiatan vaksinasi perlu terus dilakukan karena PMK sewaktu-waktu bisa mengancam kesehatan hewan ternak berkuku genap atau belah itu.
Selain mengoptimalkan vaksinasi, pihaknya juga mengimbau peternak menjaga kebersihan kandang serta segera melaporkan apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya, seperti luka di mulut dan kaki atau penurunan nafsu makan.
Petugas DKPP Sumsel diinstruksikan melakukan pengawasan ketat lalu lintas hewan ternak yang masuk dan keluar wilayah provinsi yang berbatasan dengan Lampung, Bengkulu, dan Jambi itu.
Melalui upaya tersebut diharapkan hewan ternak seperti sapi, kambing, dan kerbau yang ada di provinsi ini kondisinya sehat terbebas dari PMK dan aman dikonsumsi serta dilalulintaskan antar daerah, kata Ruzuan.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
