
Mahasiswa Unsri olah sampah dapur jadi pembasmi hama di Banyuasin

Palembang (ANTARA) - Mahasiswa Kelompok 6 Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Universitas Sriwijaya (Unsri) mengolah sampah dapur menjadi cairan eco-enzyme sebagai pembasmi hama alami di Desa Parit, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Ketua PBL Kelompok 6 Unsri Muhammad Alpat Fajri di Palembang, Rabu, mengatakan langkah inovatif ini diambil untuk memberikan solusi bagi mayoritas warga Desa Parit yang berprofesi sebagai petani.
"Selain menjadi pembasmi hama yang aman bagi tanaman dan lingkungan, cairan hasil fermentasi sampah organik rumah tangga ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami serta pembersih ramah lingkungan," katanya.
Menurut dia, program tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat karena dinilai sangat bermanfaat dan relevan dengan mata pencaharian sebagian besar warga desa yang mengandalkan sektor pertanian.
Ia berharap masyarakat Desa Parit dapat terus memproduksi dan memanfaatkan eco-enzyme tersebut secara mandiri, baik untuk mendukung produktivitas pertanian maupun guna memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Ia menambahkan dalam kegiatan tersebut, tim nya mendatangi langsung rumah warga (door-to-door) untuk mengumpulkan sampah domestik organik.
Sampah yang telah terkumpul kemudian dibersihkan dan dipilah, lalu masuk ke tahap pengolahan fermentasi pada hari berikutnya.
Melalui metode tersebut, mahasiswa Unsri juga memanfaatkan momen untuk mengedukasi masyarakat bahwa limbah dapur memiliki nilai guna dan manfaat yang tinggi jika dikelola dengan benar.
Inovasi pemanfaatan limbah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-12, yakni Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, yang berfokus pada pengurangan timbulan sampah melalui aksi daur ulang.
Kegiatan PBL di Desa Parit ini berjalan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Dinda Andini Putri.
Adapun mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 6 ini adalah Muhammad Alpat Fajri, Nasywa Luqyana Jundi, Jessi Andini, Savira Bonita Geona, Zafira Al Fitri, Dina M. Budi, Rani Dwi Putri, Tria Hidayeni, Tasya Shaqinah, Rosalina Veronica, Yudica Lukesia, dan Zhafirah Ullimaz.
Melalui program kerja utama ini, Kelompok 6 PBL Unsri berharap warga Desa Parit dapat secara konsisten mengaplikasikan cairan eco-enzyme sebagai alternatif yang ramah lingkungan sekaligus ekonomis.
Pewarta: M. Imam Pramana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
