
Polisi: korban penyekapan di Bandung kenal pelaku lewat Tinder

Namun, setelah ditelusuri, keluarga tidak menemukan korban di tempat kerja maupun lokasi tempat tinggal yang disebutkan.
“Pihak keluarga mencoba berkomunikasi lewat Facebook karena nomor telepon korban tidak bisa dihubungi. Korban sempat merespons agar keluarga tidak mengurus dirinya karena merasa sudah dewasa,” ujarnya.
Keluarga juga sempat menerima informasi bahwa korban bekerja di sebuah perusahaan media televisi di Jakarta. Namun, hasil penelusuran penyidik menunjukkan informasi tersebut tidak benar.
Keberadaan korban akhirnya diketahui setelah keluarga memperoleh informasi bahwa YTR dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat luka berat yang diduga disebabkan penyekapan dan penganiayaan.
“Pelaku menyundut badan korban dengan rokok, memukul wajah korban, dilakukan berulang-ulang. Dan melakukan penyekapan dengan cara mengunci korban dalam kamar dan meninggalkan pergi dalam keadaan tidak berdaya,” kata Rudi.
Penyidik Polda Jawa Barat masih melengkapi alat bukti dan memeriksa saksi untuk merampungkan berkas perkara sebelum dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Jabar ungkap korban penyekapan di Bandung kenal pelaku lewat Tinder
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
