
Pemkot Palembang bina 167.000 UMKM, fasilitasi pinjaman modal Rp5 juta bunga nol persen

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjalankan program pembinaan 167.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa bertahan dan berkembang di tengah kondisi dinamika global sekarang ini.
"Program pembinaan yang telah berjalan dengan baik melalui Dinas UMKM selama ini akan dilanjutkan bahkan diupayakan inovasi baru," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Aprizal Hasyim di Palembang, Kamis.
Dia menjelaskan, pembinaan yang dilakukan kepada pelaku UMKM tersebut seperti pelatihan manajemen keuangan, peningkatan kualitas produk, dan pelatihan keterampilan sesuai dengan bidang usaha yang ditekuni.
Pelaku UMKM yang menjadi sasaran prioritas pembinaan yakni yang telah terdaftar pada pendataan pembagian kuota 18 kecamatan serta berdasarkan data sasaran keluarga miskin ekstrem.
Selain pelatihan, pelaku UMKM tersebut secara bertahap juga akan dibantu mendapatkan pinjaman modal usaha, katanya.
Mengenai bantuan pinjaman modal usaha, menurut dia, setiap pelaku UMKM bisa mendapat modal pinjaman sebesar Rp5 juta dengan bunga nol persen jika tidak terlambat melaksanakan kewajiban mencicil pinjaman.
Untuk mencegah penyaluran bantuan salah sasaran, ada mekanisme survei ke lokasi UMKM dari pihak bank, yakni Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Palembang.
Melalui upaya tersebut diharapkan pelaku UMKM di kota ini dapat terus menjalankan usahanya bahkan tumbuh dan berkembang menjadi usaha besar yang dapat menampung tenaga kerja dalam jumlah banyak, harap Sekda Aprizal.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
