Logo Header Antaranews Sumsel

Gunung kidul tetapkan status siaga darurat kekeringan hingga Agustus

Selasa, 23 Juni 2026 15:39 WIB
Image Print
Sejumlah warga membawa ember berisi air yang diambil dari sumber mata air di Desa Gunung Putri. ANTARA FOTO/Seno/sgd (ANTARA FOTO/SENO)

Purwono mengatakan BPBD Gunungkidul telah menyiapkan sejumlah armada untuk mengantisipasi situasi darurat maupun memenuhi permohonan dropping air bersih di wilayah setempat.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada surat permohonan dropping air yang masuk ke BPBD, namun seluruh kebutuhan penanganan telah dipersiapkan sejak awal Juni.

"Yang jelas armada kami sudah siap manakala terjadi situasi darurat maupun ada permohonan dropping air di wilayah Gunungkidul, walaupun sampai saat ini belum ada surat permohonan yang masuk ke BPBD, tapi segala sesuatunya sudah kami persiapkan," katanya.

Ia mengatakan armada BPBD dalam kondisi baik setelah dilakukan perawatan dan siap dioperasikan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.

Purwono menjelaskan BPBD Gunungkidul memiliki empat armada khusus berupa truk tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter yang siap digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah pelosok.

"Empat armada itu semuanya truk tangki berkapasitas 5.000 liter," katanya.

Selain armada, BPBD Gunungkidul juga menyiapkan 800 tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter atau total sekitar 4 juta liter air bersih untuk penanganan kekeringan.

"Sebanyak 800 tangki dikali 5.000 liter, jadi sekitar 4.000.000 liter air bersih yang kami siapkan," kata Purwono.

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunungkidul tetapkan status siaga darurat kekeringan hingga Agustus

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026