Logo Header Antaranews Sumsel

Wamentan minta petani laporkan pungutan bantuan pertanian

Selasa, 23 Juni 2026 15:32 WIB
Image Print
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/6/2026). ANTARA/HO-dok

Gorontalo (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta petani melaporkan setiap pungutan yang terjadi dalam penyaluran bantuan pemerintah di sektor pertanian karena seluruh bantuan tersebut diberikan secara gratis.

"Kalau mendapat bantuan pemerintah dalam bentuk apa pun kemudian diminta bayar atau menebus, tolong dilaporkan karena itu tindakan pidana," kata Sudaryono saat berdialog dengan peserta Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Selasa.

Ia menegaskan bantuan pemerintah berupa benih, bibit, alat dan mesin pertanian maupun bantuan lainnya tidak dipungut biaya.

Menurut dia, petani tidak perlu memberikan uang kepada siapa pun yang mengatasnamakan pejabat Kementerian Pertanian untuk mendapatkan bantuan tersebut.

"Semua bantuan pemerintah ini gratis. Kalau ada yang mengaku orangnya Pak Menteri, orangnya Pak Wamen atau siapa pun lalu meminta uang, laporkan," ujarnya.

Sudaryono mengatakan pemerintah saat ini terus meningkatkan dukungan kepada petani melalui penyediaan pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian serta program perluasan areal tanam.

Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah dapat diterima petani secara utuh tanpa adanya praktik pungutan liar.

Menurut dia, pengawasan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat langsung kepada petani.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamentan minta petani laporkan pungutan bantuan pertanian



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026